Kadin: Kisruh Pilkada Berdampak pada Aktivitas Ekonomi

JAKARTA – Sejumlah wilayah di Indonesia bakal melaksanakan pilkada serentak, Rabu (15/2). Salah satu daerah yang paling panas adalah Pilkada DKI Jakarta.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani berharap pilkada kali ini dapat berjalan aman sehingga terjaga stabilitas keamanan. Sebab, jika sampai terjadi kisruh akan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat khususnya di Jakarta.

Dia berharap semua pihak yang mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah termasuk tim suksesnya dapat menjaga keamanan dan hubungan antar sesama.

“Kita pinginnya di Jakarta atau dimanapun adalah satu aman tidak ada keributan. Tidak ada masalah atau hal-hal yang membuat pengusaha menjadi resah. Jadi nggak ada kekhawatiran. Yang aman-aman, dibawa happy aja deh,” kata Rosan saat ditemui beberapa media usai menghadiri sosialisasi Fintech di Komplek Kementerian Keuangan Jakarta, Selasa (14/2).

Terkait dengan hari libur nasional karena adanya pilkada tersebut, Rosan mengaku tidak menganggu aktivitas usaha secara umum. Pasalnya, penyelenggara pilkada telah memberikan informasi tersebut jauh-jauh hari sebelum pelaksanaannya. Pengusaha mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi terkait hari libur nasional tersebut.

“Kita nggak pernah tahu satu atau dua putaran. Kalau dibilang antisiasi sih pasti ada asseshment tersendiri. Tapi kembali yang sama sampaikan dibikin nyaman saja supaya dagang enak, semua bersahabat semua dibikin enak saja,” tukasnya.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.