Kader PAN Maunya ke Anies-Sandi

JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPP PAN, Hanafi Rais, menegaskan, mayoritas kader dan pengurus partai politik itu ingin mendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam putara kedua Pilkada DKI Jakarta.

“Karena semangatnya tetap sama, yaitu menginginkan gubernur baru dan sosoknya mencintai dan dicintai rakyat, tidak arogan, serta membawa terobosan membangun Jakarta,” katanya, Senin (20/2).

Menurut dia, sikap PAN dari awal tidak akan mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Hidayat. Sikap itu tidak berubah sehingga dipastikan pada putaran kedua Pilkada Jakarta, PAN tidak mendukung pasangan itu.

Ahok juga sedang menghadapi gugatan hukum atas kasus dugaan penistaan agama, yang menurut KUHP durasi tuntutan kurungan badan di sel penjara hingga lima tahun. Baru kali ini seorang calon gubernur DKI Jakarta menghadapi tuntutan hukum di tengah proses dia meraih kembali kekuasaannya.

Rais mengatakan, PAN menghormati proses penghitungan suara resmi yang dilakukan KPU Jakarta. Namun, menurut dia, saat ini sudah ada pembicaraan antara partai koalisi yang mendukung pasangan Agus H Yudhoyono-Sylviana Murni untuk menentukan sikap di putara kedua Pilkada Jakarta.

“Tapi secara mayoritas, chemistry dan faktual, basis serta massa PAN dukung Anies-Sandi,” katanya. Selain itu, dia mengatakan, hingga saat ini tidak ada lobi yang dilakukan parpol pendukung pasangan Ahok-Djarot terhadap PAN. Hanafi menegaskan, sikap PAN tidak mendukung pasangan Ahok-Djarot sudah final dan tidak bisa diubah.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Makan Dikit, Perut Kok Buncit?