Hanura Tuding 1.000 Titik Kampanyenya Hoaks, Sandi: Silakan Cek ke KPU

18
109
  • 458
    Shares
Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno bersama Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak melayani warga dhuawa di Warung Dhuafa Muhammadiyah, Jumat (14/9/2018). (foto:doc Pemuda Muhammadiyah)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kampanye 1.000 titik calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dituding Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir sebagai hoaks.

Sandiaga Uno lantas mempersilakan pihak manapun untuk mengecek kebenaran kalau dirinya sudah mengunjungi 1.000 titik untuk sosialisasi dan menampung aspirasi rakyat.

“Silahkan di cek di KPU, kami menghadirkan apa adanya,” kata Sandiaga di DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Ahad (13/1).

Menurut Sandiaga, keseluruhan 1.000 titik itu sudah diverifikasi oleh KPUD, dan catatan 1.000 titik itu juga akan diaudit lagi.

Baca juga: Sandi Gelar Syukuran Pencapaian 1.000 Titik Safari Politik

“Semua titik itu diverifikasi oleh KPUD dan semua nanti akan siap diaudit,” terangnya.

Menurutnya, selama ini apa yang dikeluhkan di masyarakat dan disampaikan kepadanya jangan ditampikan dan dianggap berita bohong.

“Yang dikeluhkan masyarakat itu lapangan pekerjaan, susah dapat lapangan kerja, harga-harga yang tidak stabil. Jangan kita hantam mereka yang menyampaikan ketulusan sesuatu dengan melabeli itu hoaks,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat itu sampaikan apa adanya yang terjadi dan menjadi keluhannya. Ia mengajak para elite itu harus hargai dan menghadirkan solusi.

Baca juga: Hanura Sebut Sandiaga Kampanye di 1.000 Titik Hoaks

“Kita harus jadi pemimpin yang mengerti keinginan rakyat dan menghadirkan solusi kesejahteraan mereka,” tuturnya.

Ditambahkannya bahwa selama mengunjungi 1.000 titik itu, Sandiaga menilai banyak warga yang belum melihat masyarakat mengetahui visi dan misi pasangan Prabowo-Sandiaga.

“Jangankan mengerti visi misi Prabowo-Sandi. Visi misi pemerintah sendiri belum,” katanya.

Baca juga: 1.000 Titik Kampanye Sandiaga Dituding Hoaks, BPN Prabowo: Jangan Asbun!

Sebelumnya, Ketua Fraksi Hanura Inas Nasrullah Zubir menuding 1.000 titik kampanye yang dikatakan Sandiaga adalah ngibul atau hoaks. Menurut Inas, 1.000 titik kampanye itu hanya bisa dicapai dalam waktu 10 bulan.

“Jika di tempat acara butuh 2 jam dan di perjalanan 2 jam, maka butuh waktu untuk setiap titik adalah 4 jam, jika dalam satu hari hanya bisa dijangkau 5 titik saja, maka total waktu yang dibutuhkan adalah 20 jam dan sisa 4 jam dalam sehari untuk istirahat! Klop kan? Untuk memenuhi 1.000 titik dibutuhkan waktu 1.000 dibagi 5 yakni 200 hari! Nah! Mulai kebuka nih ngibulnya Sandiwara Uno…eehhh Sandiaga Uno. Hahahaha,” kata Inas. (SU05)

18 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU