Habib Rizieq bersama GNPF-MUI Menyambangi Kediaman Jend (Purn) Wiranto

Jakarta – Habib Rizieq bersama para tokoh GNPF MUI menyambangi kediaman Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jendral (Purn) H.Wiranto di rumah dinas Menkopolhukam, Jalan Denpasar, Jakarta Selatan, sore ini Kamis (9/2). Dari GNPF-MUI turut serta Ust.Bachtiar Nashir dan Ust. Zaitun Rasmin.

Wiranto menjelaskan pertemuan tersebut adalah silaturahmi dengan Habib Rizieq yang selama ini sudah lama dikenal dan sama-sama saling membantu dalam mewujudkan reformasi di negeri ini. Habib Rizieq pun mengamini apa yang disampaikan Wiranto, bahwa persahabatan antara mereka sudah berlangsung lama, dan akhir-akir ini terjadi kebekuan komunikasi.

Dalam kesempatan tersebut Wiranto juga menegaskan bahwa pemerintah tidak menghalangi masyarakat menyampaikan pendapat selama tidak bertentangan dengan hukum dan merugikan kepentingan umum. Terkait rencana aksi 112, Pemerintah dengan GNPF-MUI sudah menyepakati hal tersebut.

“Silahkan saja jika ada aktivitas, asal dapat dilakukan dengan aman, damai dan tertib, serta tidak melanggar aturan-aturan yang berlaku,” jelas Wiranto.

Habib Rizieq juga menyampaikan bahwa dirinya dan GNPF MUI berkomitmen dan menegaskan untuk bersama menjaga NKRI.

“Kami menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar Negara berazaskan Bhineka Tunggal Ika,” tegas Habib Rizieq menyikapi berita negatif yang dihembuskan pihak tertentu bahwa FPI dengan Habib Rizieq anti Pancasilia dan Kebhinekaan.

Diakhir sambutannya Habib Rizieq mengatakan bahwa aksi yang akan dilakukan pada tanggal 11 Februari 2017 tetap dilaksanakan dengan format tausiah dan dzikir, yang sebelumnya akan melakukan aksi long march “Jalan Sehat”.

Perubahan format acara aksi tersebut karena mempertimbangkan suhu politik Pilkada Jakarta semakin memanas, dikhawatirkan di manfaatkan oleh oknum-oknum yang memang menginginkan kerusuhan terjadi.

EDITOR: Harun S

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy