Gus Ipul Ingin Vyanisty dan Nella Lovers Bersatu

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menemui Via Vallen dan Nella Kharisma di Surabaya, Senin (22/1).

“Via Vallen ini fenomenal. Begitu juga Nella Kharisma. Satu Via atau Nella saja sudah luar biasa. Ini Jawa Timur punya dua. Bagaimana kalau kita punya lebih banyak Via dan Nella? Bisa lebih meledak lagi dangdut koplo di Indonesia,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Surabaya, Senin (22/1).

Gus Ipul sadar bahwa aliran musik dangdut koplo kini menjadi fenomena nasional. Nama Jawa Timur menjadi buah bibir di mana-mana karena mampu melahirkan dua artis dangdut dengan jutaan fans seperti Nella Kharisma dan Via Vallen.

Bahkan, kata Gus Ipul, kedua artis tersebut memiliki dua fans yang sama-sama fanatik. Menurut dia, Nella Kharisma punya fans bernama Nella Lovers, sedangkan Via Vallen memiliki pendukung fanatik bernama Vyanisty. Keduanya kerap saling berbeda pandangan tentang siapa di antara kedua penyanyi itu yang terbaik dan mewakili dangdut koplo.

Gus Ipul sebagai calon pemimpin provinsi Jawa Timur melihat Nella Lovers dan Vyanisty memiliki potensi yang besar. Karena itu, dia berinisiatif untuk menemui kedua artis tersebut.

Baca juga: Ratu Pop Koplo Jadi Jurkam Gus Ipul-Puti

Sebelumnya diberitakan, artis yang sedang menanjak namanya Via Vallen ditunjuk secara resmi jadi bagian tim kampanye pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jatim 2018, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno (Gus Ipul-Puti), sebagai Juru Kampanye (Jurkam).

Via Vallen yang dikenal sebagai “Ratu Pop Koplo”, ditunjuk langsung oleh Gus Ipul untuk menggaet pemilih muda atau yang dikenal sebagai milenial, yang jadi fans Via Vallen dengan jumlah jutaan. Diharapkan “Vyanisty”, nama fans Via Vallen, akan menyumbang suara bagi Gus Ipul Puti. (Amal/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.