Fahri Hamzah, Politisi Terpopuler di NTB

MATARAM – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menjadi politisi terpopuler di Nusa Tenggara Barat (NTB), jelang satu tahun digelarnya pesta demokrasi untuk memilih calon Gubernur/wakil Gubernur NTB 2018 mendatang.

Sosok yang terkenal vokal dan kontroversial itu, merajai hasil survei Lembaga Kajian Suara Indonesia (LeKSI) yang dilakuan terhadap 1815 responden pada medio 8 sampai dengan 20 Juni 2017 kemarin.

Survei dilakukan di delapan kabupaten dan dua kota madya di Provinsi NTB dengan metode multistage random sampling melalui tatap muka dan pengisian kuisioner kepada responden terpilih.

“Hasilnya, ada sembilan tokoh yang paling populer di NTB dengan tingkat popularitas di atas 25 persen,” kata direktur LeKSI, Zainudin Muhammad dalam keterangan tertulisnya yang diterima SERUJI, Jum’at (7/7).

Kesembilan tokoh tersebut yakni Fahri Hamzah (Wakil ketua DPR) 47,2 persen, M. Hatta Taliwang (Politisi PAN, mantan anggota DPR RI 1999) 43,2  persen, H. Ali bin Dahlan 34,5 persen, Zulkiflimansyah 31,2 persen, HM Suhaeli FT 30,0 persen, Irjen Pol (Purn.) Farouk Muhammad 29,3 persen, H. Muhammad Amin 27,5 persen, H. Achyar Abduh 25,0 persen, Lalu Gede Sakti 22,0 persen.

Menurut Zainudin, tingginya popularitas Fahri, disebabkan karena yang bersangkutan beraktivitas di Jakarta dan sering muncul dalam pemberitaan media nasional. Selain itu, politisi asal Sumbawa tersebut dikenal paling berani berseberangan dengan penguasa.

“Popularitas Fahri Hamzah sebagai tokoh asal NTB yang beraktivitas di Jakarta disebabkan karena seringnya mereka  muncul di media media nasional dan lokal dengan langkah langkah kontroversialnya menentang pemerintah yang berkuasa,” ungkapnya.

Sedang untuk tingkat akseptabilitas menjadi Cagub NTB, Fahri Hamzah memiliki tingkat akseptabilitas paling tinggi yaitu 51,2 persen, H.Ali bin Dahlan 46,2 persen, M. Hatta Taliwang 42,2 persen, Zulkiflimansyah 40,2 persen, Farouk Muhamad 40,1 persen, HM Suhaili FT 36,3 persen, Muhamad Amin 31,2 persen, H Ahyar Abduh 28,3 persen, dan Lalu Gede Sakti 27,3 persen.

Ketika ditanyakan siapa yang akan dipilih jika Pemilihan Gubernur dilakukan hari ini, maka  menurut LeKSI, Fahri Hamzah tetap berada diurutan teratas dengan tingkat elektabilitas 25,7 persen.

“Fahri Hamzah tetap memiliki tingkat elektabilitas yang paling tinggi dan dipilih oleh 25,7 persen masyarakat NTB, sedangkan urutan kedua adalah M. Hatta Taliwang dengan 17,3 persen,” pungkasnya. (SyamsulB/IwanY)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER