Erdogan Peringatkan AS Keputusan Soal Yerusalem Langgar Hukum Internasional

0
48
Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (9/12) mengatakan keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel bertolak-belakang dengan hukum internasional dan resolusi PBB.

“Dewan Keamanan PBB telah melakukan tindakan besar untuk memukul pengumuman ini,” kata Erdogan dalam satu pertemuan di Istanbul.

Ia mengatakan pengumuman mengenai Yerusalem tersebut telah membuat AS berbenturan dengan Resolusi 478 Dewan Keamanan. Resolusi tersebut mengutuk upaya pencaplokan Israel atas Yerusalem Timur dan mendesak negara anggota PBB untuk menarik misi mereka dari Yerusalem.

“Bagaimana itu bisa mungkin? Anda membubuhi tandatangan dan sekarang anda melanggarnya,” kata Erdogan.

“Memimpin dunia tidak mudah dan menjadi kuat, dan tak memberi Anda hak atas ini,” kata Erdogan mengenai Presiden AS Donald Trump, yang pada Rabu (6/12) mengubah kebijakan yang telah lama dipegang AS dengan mengumumkan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memulai prosedur pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Para pemimpin negara besar bertugas mewujudkan perdamaian, bukan menciptakan konflik,” kata Presiden Turki tersebut.

Erdogan juga menuduh Israel menjadi negara pendudukan, melakukan perluasan bertahap wilayah Israel dari 1947 sampai hari ini di peta yang terlihat di layar.


“Sekarang, dengan kekuatan polisinya, mereka menyerang anak-anak dan pemuda, dan menyebar teror,” kata Erdogan.

Sekali lagi, ia menggambarkan Yerusalem sebagai garis merah buat Dunia Islam.

Erdogan telah mengancam akan memutukan hubungan diplomatik dengan Israel dan menyerukan pertemuan puncak Organisasi Kerja Sama Islam di Istanbul pada 13 Desember.

Status Yerusalem termasuk di antara masalah inti yang berkaitan dengan konflik Palestina-Israel, sementara rakyat Palestina berusaha mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Febri Diansyah

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Suap RAPBD Jambi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriono, tersangka suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah...

Penghina Presiden Dibawa Ke Mabes Polri

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia membawa MKN (54), tersangka ujaran kebencian terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara serta...

Presiden Apresiasi Penggagalan Distribusi 1,6 Ton Sabu-Sabu

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Presiden Joko Widodo mengapresiasi upaya penggagalan 1,6 ton narkoba jenis sabu di perairan Karang Helen Mars yang berdekatan dengan Karang Banteng, Kabupaten...
Gus Ipul Kunjungi korban banjir

Gus Ipul Kunjungi Kediaman Korban Banjir

JOMBANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengunjungi keluarga korban hilang akibat terseret arus sungai yang disebabkan...
Rakor KPU Sumut

Jumlah Dikurangi, Beban Kerja PPK Akan Lebih Berat di Pemilu 2019

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Anggota KPU Provinsi Sumut Nazir Salim Manik mengatakan jumlah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan bertugas pada Pemilu 2019 dipangkas...
loading...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...
IMG-20180222-WA0084

PANWASLU KABUPATEN MESUJI RAKOOR TENTANG PENANGANAN PELANGGARAN PEMILU

Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2018, Panwaslu Kabupaten Mesuji mengadakan Rapat Koordinasi dengan peserta Anggota Panwascam Divisi Penindakan dan Divisi SDMO serta 1...
Talonsong

Talonsong

Talonsong, sebuah kata dalam bahasa Minang, yang sering dituturkan ditengah masyarakatnya.  Talonsong, padanannya dalam bahasa indonesia yang tepat adalah terlanjur.  Jika talonsong,  maka semuanya...