close

Dukung Gus Ipul, Kirun: Jika Menang, Jatim Makmur

MADIUN, SERUJI.CO.ID – Seniman lawak senior Jawa Timur, Kirun menyatakan dukungannya terhadap Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno. Menurut seniman yang memiliki nama asli Muhammad Syakirun ini, Gus Ipul telah dianggap sebagai sahabat oleh para seniman Jawa Timur.

Laiknya seorang sahabat, ia optimistis Gus Ipul dapat membawa kemakmuran untuk rakyat Jawa Timur. Hal ini ia ungkapkan pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 Padepokan Seni Kirun (PadSKi), Madiun, Jawa Timur, Kamis (5/4) pagi.

Pada acara ini sejumlah seniman senior hadir di antaranya, Marwoto, Ki Manteb Sudarsono (Dalang), Cak Yudho, Sasmitho, Cak Hunter, dan beberapa seniman ludruk lainnya. Juga ada beberapa seniwati berskala nasional, mulai dari Yati Pesek hingga Soimah.

Di awal penjelasannya, Kirun bercerita bahwa ia merupakan pengagum sosok Presiden keempat RI, KH Abdurrrahman Wahid (Gusdur). Kirun mengatakan bahwa ia juga terinspirasi berbagai gagasan mantan Ketua PBNU ini, termasuk soal persahabatan.


“Aku pernah ngaji di Gus Dur. Gus Dur mengajarkan tentang pentingnya persahabatan yang lahir dan batin,” ujar Kirun menggunakan dialek bahasa Jawa.

Mengutip penjelasan Gus Dur, Kirun mengatakan sebagai seorang teman wajar ikut membantu ketika temannya susah. Minimal, bisa meringankan beban masalah sang sahabat.

Nek koncone butuh, yo dikei. Nek butuh pitulungan, yo ditulungi. (Kalau temannya membutuhkan, ya diberi. Kalau membutuhkan pertolongan, ya ditolong),” ulasnya di acara yang juga dihadiri oleh Gus Ipul dan Mbak Puti tersebut.

Menurutnya, definisi teman bisa disematkan kepada semua orang. Sekalipun, dengan orang yang baru dikenalnya.

“Orang kalau sudah ngobrol seperempat jam, setengah jam itu sudah menjadi teman. Apalagi dengan teman yang sudah dikenal lama,” lanjutnya.

Termasuk, dengan ratusan seniman yang hadir pada acara ulang tahun tersebut. Juga, Gus Ipul yang telah dianggap sebagai sahabat oleh Kirun.

“Nah di sini, temannya yang datang banyak. Bahkan, ada temannya orang sak Jawa Timur, Gus Ipul. Beliau menyempatkan hadir,” jelasnya.

Sehingga laiknya seorang sahabat, ia merasa terpanggil untuk membantu Gus Ipul yang mencalonkan diri sebagai kandidat Gubernur. Menurut Kirun, Gus ipul harus didukung.

“Yen koncone duwe niat, ayo podo didukung, terus didongakne ben koncone kuwi sukses (Kalau ada temannya punya niat, berarti kita harus ikut mendoakan, mendukung supaya temannya sukses),” ujarnya.

“Dadi iki kabeh wis konco. Wis dadi dulur. Bolo plek. Dulur lahir batin. (Sehingga, mereka ini sudah teman, sahabat, bala plek. Sahabat lahir batin).” kata Kirun.

“Sopo sing ngraketake paseduluran, mesti tambah rejekine, tambah umure. (Siapa yang tidak memutus persaudaraan, tambah rezekinya, tambah usianya),” urai pria 58 tahun ini.

Di akhir penjelasannya, ia pun optimistis bahwa berteman dengan Gus Ipul yang juga telah menjabat Wakil Gubernur dua periode akan membawa banyak manfaat.

“Mangka yen seduluran karo Gus Ipul, Insya Allah, tentrem uripe, Jawa Timur makmur apa-apane. (Kalau mau bersahabat dengan Gus Ipul, tentram hidupnya, makmur semuanya),” puji seniman yang telah banyak mengorbitkan seniman tersohor ini. (Devan/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

Akhirnya, KPK Akan Periksa Menag Lukman Hakim Dalam Kasus Rommy Hari Ini

"Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy, red)," kata Febri Diansyah melalui pesan singkat yang diterima SERUJI, Rabu (24/4) dini hari.

Soal Pertemuan dengan Prabowo, Denny JA: Apa Masalahnya? LSI Memang Konsultan Politik

“Apa masalahnya? LSI Denny JA itu memang lembaga survei dan konsultan politik yang terbuka untuk semua partai. Ini kan sudah menjadi pengetahuan umum,” kata Denny JA saat dikonfirmasi SERUJI, Selasa (23/4) malam.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

TERPOPULER

Polisi Tolak Laporan Ade Armando Yang Tuding Prabowo Berbohong Soal Menang Pilpres

Dijelaskan Ade, penyidik menolak karena hingga saat ini KPU belum mengeluarkan keputusan resmi siapa yang memenangkan Pilpres 2019. "Tapi begitu hasil KPU itu keluar, (akan) ada bukti bahwa klaim Prabowo itu bohong," terang Ade Armando usai keluar dari ruang SPKT Bareskrim Polri.

Real Count Sementara KPU: Keunggulan Prabowo Tak Terbendung di Sumatera

Pulau Sumatera dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini hampir dikuasai penuh oleh calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Belum Usai Kasus Istri Andre Taulany, Kini Ada Lagi Yang Diduga Hina Prabowo di Medsos

"Baru sadar ada 2 jari yang ditintai, jempol sama telunjuk yang tintanya meleber banget. Orang tua yang sukanya mainin tinta sampai meleber seperti anak kecl itu disebut apa ya," tulisnya.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi