Disebut Kutu Loncat, Emil: PDIP Tahu Pencalonan Saya

0
248
Emil Dardak
Bupati Trenggalek Emil Dardak. (Foto: Setya/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) Jatim Emil Dardak membantah kalau dirinya disebut sebagai kutu loncat di dunia politik terkait dirinya maju di Pilgub Jatim.

Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan seluruh parpol pengusungnya terkait keputusannya.

“Saya datangi semua parpol pengusung termasuk PDIP untuk menjaga keutuhan dari parpol pengusung dan tak ada niatan dari saya untuk jadi kutu loncat,” kata Emil Dardak di Surabaya, Ahad (26/11).

Pria yang juga Bupati Trenggalek ini mengatakan pihaknya tak mau berpolemik terkait dengan posisinya yang selalu dipersoalkan oleh PDI Perjuangan.

“Saya sudah konsultasi dengan semua parpol termasuk PDIP di Trenggalek. Silahkan tanya mereka. Kok sekarang saya dipermasalahkan oleh PDIP terkait kartu anggota di PDIP,” ungkapnya.

Sebelumnya, PDI Perjuangan mengambil langkah tegas dengan memecat Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai kadernya, karena langkah Emil yang akan maju dalam Pilkada Jawa Timur 2018 mendampingi Khofifah Indar Parawansa.

“Ketika seorang maju dari partai lain dengan ambisi pribadi dan mungkin karena sebuah mimpi-mimpi mendapatkan kekuasaan yang lebih tinggi, partai mengambil sikap tegas, memberikan sanksi pemecatan,” ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/11).

Hasto mengatakan pemecatan berlaku setelah Emil mendapat dukungan dari partai politik lain untuk maju dalam Pilkada Jatim, dan tindakan Emil tersebut melanggar disiplin partai.

Namun dia mengatakan, PDI Perjuangan berpandangan maju pilkada menggunakan kendaraan politik apa pun merupakan hak politik seseorang.

Emil mengatakan sudah bertemu dan berbicara secara baik-baik dengan Hasto soal keinginannya maju dalam Pilkada Jawa Timur 2018. Dia menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas pilihannya tersebut mendampingi Khofifah di Pilkada Jatim.

Sejauh ini Khofifah-Emil sudah mengantongi dukungan sejumlah partai antara lain Demokrat, Nasdem, PPP, Partai Golkar, dan Partai Hanura. (Setya/SU02)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU