Daftar di Demokrat, Sekda Bojonegoro Maju Pilbup 2018

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sekretaris daerah (Sekda) kabupaten Bojonegoro Suhadi Mulyono akhirnya memutuskan maju dalam Pemilihan Bupati (pilbup) 2018. Suhadi memilih mendaftar Partai Demokrat.

“Mendaftar melalui demokrat di DPD Jatim, karena hati ini baru mantap berniat maju,” kata Suhadi Mulyono di kantor DPD Demokrat Jatim, Sabtu (30/9).

Suhadi mantap maju dalam Pilbup karena berbekal pengalaman menjabat di berbagai instansi hingga menjadi Sekda Bojonegoro.

Dipilihnya Partai Demokrat sebagai kendaraan politiknya, menurut Suhadi sudah melalui kajian panjang. Bahkan selama 10 tahun bersinergi di birokrasi, dia merasakan mempunyai visi dan misi yang sama.

“Pada prinsipnya kita bisa berangkat dulu, untuk calon wakil dan koalisi partai kita sudah ada gambaran,” imbuh Suhadi.

Sementara itu, Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur Renville Antonio berharap bakal Suhadi untuk terus meningkatkan hasil survei, agar lebih tinggi hasilnya.

“Pak Mul tolong hasil surveinya ditingkatkan, mungkin selama ini beliau dianggap tidak jadi maju,” ujar Renville Antonio.

Partai Demokrat di Bojonegoro memiliki tujuh kursi di legislatif. Sehingga untuk dapat mengusung calon, masih membutuhkan tiga kursi lagi. (Setya/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.