Bawaslu Gelar Sidang Pendahuluan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar sidang pendahuluan kasus dugaan pelanggaran pemilu 2019 di Jakarta, Senin (27/5) pagi.

Sidang pendahuluan tersebut meliputi laporan 009/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019, 05/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019, 12/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019, 13/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019, 14/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019, 21/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019, 24/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019.

Dalam sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu Abhan, dengan beranggotakan Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Petalolo, Mochammad Afifuddin dan Rachmat Bagja.

Selain itu, Bawaslu juga dijadwalkan melakukan sidang pemeriksaan sebagai lanjutan atas putusan pendahuluan Bawaslu RI yang menyatakan keempat dugaan pelanggaran administrasi tersebut memenuhi syarat formil dan materiil dalam sidang pendahuluan yang digelar Kamis (23/5).

Keempat daerah tersebut adalah kasus yang diadukan oleh Jerry Sambuaga dan terlapor KPU Sulawesi Utara beserta KPU Minahasa Selatan dengan nomor laporan Nomor 01/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019.

Kedua, kasus yang diadukan M Syamsul Arifin dan terlapor Y Yongkynata dari perwakilan partai di Kabupaten Pamekasan dengan laporan Nomor 02/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019.

Ketiga, kasus dugaan dengan laporan Nomor 07/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 yang diadukan oleh Yomanius Untung dan terlapor Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Subang.

Serta putusan pendahuluan atas laporan Nomor 09/LP/PL/ADM/RI/00.00/V/2019 dengan pelapor Fatahillah Ramli dan pihak terlapor KPU Provinsi NTB.

Sementara itu, situasi dan kondisi di Gedung Bawaslu pada Senin pagi, kondusif, tidak ada aksi demo. Namun penjagaan aparat kepolisian di Gedung Bawaslu RI masih ketat dan kawat berduri serta beton yang ada di Jalan Thamrin di depan Gedung Bawaslu masih ditutup sehingga belum bisa dilalui.

Di dalam gedung, masih banyak aparat kepolisian, tenda dengan tempat tidur lipat untuk istirahat aparat masih berdiri di halaman parkir gedung pengawas pemilu tersebut.

Sebelumnya, Bawaslu sempat menjadi ajang aksi pada 21-22 Mei 2019, yang berujung kericuhan di sejumlah tempat.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.