Arab Saudi Konsisten Dukung Yerusalem Ibu Kota Palestina

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dengan Yerusalem sebagai ibu kota.

“Raja Salman sudah menyampaikan sikapnya terkait keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota. Raja Salman menentang keputusan Presiden Donald Trump,” ujar Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Al Shuaibi usai buka puasa bersama media di Jakarta, Selasa (22/5).

Yerusalem, lanjut Duta Besar Osama, adalah ibu kota Palestina dan kiblat pertama umat Islam dan itu tidak akan berubah.

“Untuk menentang keputusan Amerika Serikat harus melalui resolusi PBB. Sebanyak 133 negara menentang keputusan Presiden Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sedangkan 9 negara yang hanya mengikuti keputusan AS itu,” kata dia.

Selain itu, banyak negara-negara Eropa yang secara tegas menolak keputusan Donald Trump itu.

“Keputusan ini sangat menyakiti umat Islam dan kami tidak akan membiarkan ini terus terjadi,” kata Duta Besar Osama.

Ia mengungkapkan Israel sudah 60 tahun lebih menjajah Palestina dan penjajahan ini harus dihilangkan sebagai upaya untuk menjamin keamanan di wilayah Palestina.

“Selama penjajahan ini masih ada maka tidak ada namanya keamanan di wilayah Palestina,” kata dia.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengecam keras sikap Amerika Serikat yang tetap meresmikan kedutaan besarnya untuk Israel di Yerusalem, di tengah protes masyarakat internasional.

“Saya mengecam keras langkah Amerika Serikat tersebut. Padahal, dalam Sidang Darurat Majelis Umum PBB yang diikuti 128 negara, secara tegas menolak Yerusalem ditetapkan sebagai ibu kota Israel,” kata Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis.

Bambang Soesatyo mengatakan hal itu menanggapi langkah Presiden Amerika Serikat yang telah membuka dan meresmikan keduataan besar negara tersebut untuk Israel di Yerussalem, Senin (14/5). (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER