Anggap Polisi Tidak Adil, Istri Jonru Minta Perlindungan ke DPR RI

1
1520
Istri Jonru Ginting, Yulianti dengan didampingi kuasa hukum mendatangi DPR RI, Rabu, 11/10/2017. (foto:SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Yulianti, istri tersangka penyebar ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, Jonru Ginting, mendatangi Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, hari ini, Rabu (11/10).

Yulianti datang ke gedung wakil rakyat tersebut untuk meminta perlindungan atas penegakkan hukum yang ia rasa tidak adil diterapkan Polisi terhadap suaminya.

Kedatangan Yulianti yang didampingi kuasa hukum Jonru Ginting dari LBH Bang Japar, Renaldy Erwin, diterima oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

“Kami minta perlindungan kepada Wakil Rakyat, bahwa klien kami korban dari penerapan pasal 28 ayat 2 UU ITE, yang hanya diberlakukan hanya kepada orang-orang yang kritis dan tidak sepaham dengan pemerintah,” jelas Renaldy lewat pesan yang diterima SERUJI, Rabu (11/10).

Pasal 28 ayat 2 UU ITE merupakan pasal pidana terkait ujaran kebencian, yang berbunyi; “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)”.

Lebih lanjut Erwin mengungkapkan bahwa Jonru berasal dari keluarga yang berlatar agama berbeda.

“Di keluarga kakek Jonru hanya orang tua Ibu Jonru yang Muslim, yang lain non Muslim. Tapi mereka hidup rukun, damai, bertahun-tahun, tanpa konflik. Jadi menuduh Jonru SARA itu tidak berdasar, tidak benar Jonru Intoleran,” tegasnya.

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...