Hak Paten 25 IMKM Dibantu Diskop Gresik

GRESIK – Banyaknya produk industri mikro kecil dan menengah (IMKM) di Kabupaten Gresik yang belum memiliki hak paten dari Depkum HAM, disikapi oleh Diskop, UKM dan Perindag (Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan) Pemkab Gresik.

Tahun ini, Diskop merencanakan tahap awal membuatkan hak paten 25 IMKM. “Kami akan memilih dan memeriksa sesuai persyaratan yang ada. Proses sertifikasi paten ini memang membutuhkan waktu pemeriksaan yang menyeluruh,” ujar kepala Diskop, UKM, dan Perindag Pemkab Gresik, Agus Budiono, Rabu (15/2).

Langkah ini diambil dengan maksud agar jangan sampai ada merek dobel atau produk ganda.   Dia berharap langkah ini bisa memotivasi pelaku IMKM di Kabupaten Gresik  agar mereka merasa nyaman karena produk yang mereka miliki sudah tersertifikat paten.

“Langkah yang kami ambil ini juga dimaksudkan untuk memberikan motivasi bagi para IMKM betapa pentingnya hak paten. Selanjutnya mereka akan mengurus hak paten dengan  biaya sendiri,” jelasnya.

Sementara Wabup  Moh Qosim mendukung langkah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Gresik untuk mematenkan beberapa produk IMKM yang ada di Kabupaten Gresik.” Kami sangat mendukung pendaftaran hak paten IMKM tersebut,” katanya.

EDITOR: Rizky

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy