Pemerintah Pacu Industri Galangan Kapal

1
109
Industri galangan kapal di PT PAL merupakan salah satu unggulan Indonesia.

JAKARTA – Kementerian Perindustrian memacu pertumbuhan industri komponen perkapalan demi mewujudkan kemandirian bangsa dalam pengembangan sektor kemaritiman.

“Pemerintahan saat ini telah memprioritaskan industri kapal dalam pembangunan nasional, terutama untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) I Guti Putu Suryawirawan dalam siaran persnya. Kamis (16/2).

Menurut Putu, industri perkapalan merupakan sektor strategis yang memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional dengan karakteristiknya sebagai industri padat karya, modal dan teknologi.  Selain itu, sektor industri maritim tidak hanya mampu mendongkrak aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai simbol kedaulatan negara melalui penguatan konektivitas sarana transportasi laut.

“Sektor ini berperan penting untuk menyatukan wilayah yang tersebar di Indonesia,” imbuh dia.

Sejak diterapkannya Inpres Nomor 5 tahun 2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional melalui pemberlakuan azas cabotage, terjadi peningkatan jumlah armada kapal berbendera Indonesia dari 6.041 unit pada Juni 2005 menjadi 13.224 unit pada Februari 2014.

“Meningkatnya armada tersebut tentunya akan dibarengi dengan peningkatan kebutuhan produk dan jasa industri maritim pendukung lainnya seperti komponen kapal,” ungkap Putu.

Dengan demikian, diharapkan industri perkapalan nasional memanfaatkan peluang  untuk menambah kapasitas dan kemampuan dalam membuat kapal baru dengan  komponen dalam negeri.

Putu mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran bagi pemenuhan kebutuhan armada kapal melalui pembangunan kapal-kapal negara. “Adanya proyek-proyek pembangunan kapal baru, dapat juga meningkatkan penyerapan tenaga kerja serta yang lebih penting adalah kemampuan untuk meningkatkan penguasaan teknologi,” terangnya.

Ia menambahkan industri galangan kapal turut menjadi pondasi penting dalam menunjang program poros maritim maupun tol laut. Kemenperin mencatat, jumlah galangan kapal di Indonesia telah mencapai sekitar 334 galangan kapal tersebar di seluruh Indonesia dengan meyerap tenaga kerja sebanyak 43.000 orang.

Galangan kapal nasional saat ini mampu membangun berbagai jenis dan ukuran kapal sampai dengan kapasitas 50 ribu DWT dan mereparasi kapal sampai dengan 150 ribu DWT.

EDITOR: Rizky

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Suap

2 Politisi PDIP Tersangka Suap DPRD Malang Kembali Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua politisi PDIP dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun...

Minimnya Rest Area di Tol Cipali Dikeluhkan Pemudik

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pemudik yang akan kembali ke Jakarta melalui Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengeluhkan kurangnya tempat peristirahatan (rest area) di sepanjang tol tersebut. Salah...
Herman Hery

Diduga Keroyok dan Aniaya Suami-Istri, Anggota DPR dari PDIP Dipolisikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Herman Hery dilaporan seorang warga atas nama Ronny Kosasih Yuliarto ke Polres Metro Jakarta Selatan atas...

Jenazah Korban KM Sinar Bangun Disambut Isak Tangis Keluarga

BINJAI, SERUJI.CO.ID - Jenazah korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun yang terjadi di Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, satu dari tujuh keluarga warga Kota...

184 Orang Belum Ditemukan dari 206 Data Sementara Penumpang KM Sinar Bangun

TIGARAS, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan mencatat jumlah penumpang sementara KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak 206 orang. Kepala Kantor SAR Medan Budiawan...