Bappenas Optimis Tingkat Pengangguran 2019 Turun Menjadi 4,8-5,2 Persen


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan angka pengangguran turun dari 5,34 persen pada 2018 menjadi sebesar 4,8 persen-5,2 persen pada 2019.

“Perkiraan angka tersebut ada karena pada 2019 ini diperkirakan akan tercipta sebanyak 2,6-2,9 juta lapangan kerja,” kata Menteri PPN/Bappenas Bambang PS Brodjonegoro dalam acara Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2019 di Jakarta, Selasa (30/4).

Bambang mengatakan penciptaan lapangan kerja itu hampir sama dengan penciptaan lapangan kerja pada 2018 sebesar tiga juta yang mampu menurunkan angka pengangguran dari 5,5 persen pada 2017 menjadi 5,34 persen.

“Total sepanjang 2015-2018 jumlah penciptaan lapangan kerja mencapai 9,38 juta,” katanya.

Bambang memastikan pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada kalangan pengangguran usia muda dan setengah menganggur.

Saat ini, Tingkat Pengangguran terbuka (TPT) usia muda rata-rata di atas TPT nasional, yaitu untuk TPT usia 15-19 tahun mencapai 26,67 persen, sementara TPT usia 20-24 tahun mencapai 16,73 persen.

Selain itu, lanjutnya, terdapat fakta bahwa angka pengangguran lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) lebih tinggi dibandingkan angka pengangguran dari lulusan sekolah menengah atas (SMA).

“Kebanyakan orang berpandangan bahwa lulusan SMK akan lebih cepat tersalurkan ke dunia kerja, tapi ternyata faktanya lain,” kata Bambang.

Oleh karena itu, Bambang mengingatkan pentingnya perbaikan mendasar pada pola pendidikan kejuruan untuk menekan angka pengangguran lulusan SMK.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close