CSR PLN Jawa Timur Naik 10 Persen

0
36
Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo.

SURABAYA – PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur memperkirakan alokasi dana corporate social responsibility (CSR) tahun ini naik hingga 10 persen atau sebesar Rp 4,8 miliar dibanding tahun lalu.

“Penambahan ini didasarkan makin banyaknya bantuan yang disalurkan ke daerah-daerah yang selama ini menjadi penyangga aset PLN,” kata Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo di kantornya, Jumat (17/2) sore.

Dikatakannya, bantuan tersebut meliputi pendidikan,  sarana umum, sarana ibadah,  kesehatan,  bencana alam,  sosial, dan lingkungan. “Sifat bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat,” kata Pinto.   Dana bantuan CSR yang sudah disalurkan PLN Jatim sepanjang tahun memang difokuskan pada daerah yang di sekitar lingkungannya.

“Dengan bantuan ini PLN berharap, masyarakat memiliki kepedulian terhadap aset PLN dengan ikut menjaga dan merawatnya,” tuturnya.

Pada periode Januari -Februari 2017, PLN berhasil menyalurkan bantuan di 16 titik yang tersebar di Jawa Timur. Di antaranya Pacitan,  Ponorogo,  Magetan dengan jumlah bantuan mencapai Rp 500 juta, penyaluran dana yang baru saja dilaksanakan pada Februari sebesar Rp 352.202.000. Dana sebesar itu terbagi dan disalurkan untuk pendidikan sebesar 40-60 persen yang digunakan untuk pembangunan saran dan prasarana sekolah.  Kemudian bantuan untuk sarana umum seperti membangun plengsengan sebesar 40 persen,  bantuan untuk komunitas  20 persen.

“Sepanjang 2017 kami terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang besarannya tentu saja tidak sama antara daerah satu dengan daerah lainnyan tergantung kebutuhan masyarakat setempat,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, tahun ini PLN mulai menyalurkan dana CSR meski belum tahun pencapaian laba atau keuntungan.  “Dana CSR bisa diambilkan dari dana alokasi khusus,” imbuhnya.   Sementara dana CSR 2016 sebesar Rp 4,4 miliar disalurkan di 46 titik di seluruh Jawa Timur dengan rincian, untuk sarana umum 25 persen,  sarana ibadah 27 persen,  pendidikan 30 persen dan untuk lainnya seperti kesehatan,  bencana alam, dan pelestarian lingkungan.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ceamah bela negara

Koarmatim Beri Pembekalan Bela Negara Dan Anti Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Hang Tuah ke-71 Tahun 2018, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana...
Sidang pembakaran rumah

Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku...
Freddy Purnomo

Golkar Jatim Siapkan Ribuan Baliho Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPD Partai Golkar Jatim menyiapkan strategi pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalan Pilgub Jatim. Salah...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...