Warga Labusel Kerap Lihat Dua Ekor Binatang Langka Masuk Perkampungan

0
74
Tapir yang ditangkap di kuburan Cina Labusel.

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Seekor tapir yang ditangkap di pemukiman warga di Kecamatan Kota Pinang, Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumut, sempat membuat heboh. Satwa dilindungi itu lantas dibawa ke Barumun Nagari Wildlife Sanctuary (BNWS) di Aek Godang, Hulu Sihapas, Padang Lawas, Sumut untuk dirawat.  Namun, bukan kali ini saja hewan langka bernama Tapirus indicus itu dilihat warga masuk ke perkampungan.

Warga mengaku ada dua ekor lagi tapir yang kerap berkeliaran di sekitar perkampungan di Kecamatan Kota Pinang tersebut.

“Informasi dari masyarakat bukan hanya ini. Ada dua ekor yang sering mereka lihat di sekitar itu. Karena mereka lihat langsung,” kata Analisis Data Kehumasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Evansus R Manalu, Selasa (19/12).

BBKSDA mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang bisa berdampak buruk bagi tapir. Selain itu, jika masyarakat melihat keberadaan hewan langka ini, agar segera memberitahukannya ke mereka.

“Kita imbau masyarakat melalui kawan-kawan di lapangan, bila menemukan, segera info ke kita, biar kita langsung ke lapangan. Pencarian butuh waktu, kita juga kurang tenaga. Karena lokasi itu cukup luas, makanya kita imbau masyarakat agar membantu,” pintanya.

Menurut Evansus, tapir merupakan hewan langka dan dilindungi oleh undang-undang. Mengenai berapa populasi tapir di Sumut, Evansus mengaku belum mengetahuinya dengan pasti.

“Populasi tapir di Sumut kita belum ada datanya. Karena kita kurang tenaga, peralatan dan biaya. Tapir ini hewan langka dan dilindungi. Makanya kita lakukan perlakuan khusus,” bebernya.

Sebelumnya, seekor tapir berhasil ditangkap warga di Komplek Kuburan Cina, Kampung Kristen, Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumut, Senin (18/12).

Hewan langka yang memiliki berat 300 Kg ini menjadi tontonan warga yang awalnya mengira tapir tersebut merupakan babi hutan. Ketika didekati, hewan tersebut lari ke arah tembok kuburan yang bersebelah dengan pemukiman warga sebelum akhirnya melompati tembok.

Warga Lingkungan Kampung Kristen, kemudian menangkap hewan yang belakangan diketahui ternyata tapir. Saat ditangkap warga, kondisi tapir mengalami sejumlah luka di tubuh. (Mica/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....