Rekapitulasi Kabupaten Agam: Unggul Telak di Seluruh Kecamatan, Prabowo Raih 88,74 persen

LUBUKBASUNG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam, Sumatera Barat telah berhasil menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara Pilpres 2019 untuk seluruh kecamatan yang ada di daerah tersebut.

“Hasil rekapitulasi resmi KPU Kabupaten Agam pasangan Prabowo-Sandiaga unggul di 16 kecamatan di daerah itu dengan memperoleh 231.561 suara atau 88,74 persen. Sedangkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf mendapatkan 25.529 suara atau 9,78 persen,” kata Ketua KPU Agam Riko Antoni di Lubukbasung, dikutip dari Antara, Senin (6/5).

Ia merinci, untuk Kecamatan Lubukbasung, pasangan capres 01 memperoleh 4.394 suara, pasangan capres 02 memperoleh 34.201 suara. Kecamatan Tanjungmutiara, pasangan capres 01 memperoleh 1.478 suara, pasangan capres 02 memperoleh 12.575 suara.

Kecamatan Ampeknagari, pasangan capres 01 memperoleh 1.409 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 11.202 suara Kecamatan Palembayan, pasangan capres 01 memperoleh 1.873 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 14.570 suara.

Sedangkan di Kecamatan Tanjungraya, pasangan capres 01 memperoleh 1.822 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 16.509 suara, Kecamatan Matur, pasangan capres 01 memperoleh 801 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 9.249 suara.

Kecamatan Ampeknkoto, pasangan capres 01 memperoleh 917 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 12.654 orang. Kecamatan Malalak, pasangan capres 01 memperoleh 450 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 4.772 suara.

Sementara di Kecamatan Ampekangkek, pasangan capres 01 memperoleh 2.316 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 20.560 suara, Kecamatan Banuhampu, pasangan capres 01 memperoleh 1.614 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 18.442 suara.

Kecamatan Sungaipua, pasangan capres 01 memperoleh 1.140 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 12.227 suara. Kecamatan Canduang, pasangan capres 01 memperoleh 1.264 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 11.900 suara.

Selain itu di Kecamatan Palupuh pasangan capres 01 memperoleh 954 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 7.176 suara, Kecamatan Baso, pasangan capres 01 memperoleh 2.048 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 17047 suara.

Kecamatan Tilatangkamang, pasangan capres 01 memperoleh 1.947 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 17.655 suara. Kecamatan Kamangmagek, pasangan capres 01 memperoleh 1.092 suara dan pasangan capres 02 memperoleh 10.777 suara.

“Rekapitulasi perhitungan suara berlangsung semenjak 2-5 Mai 2019 dan berita acara pelno hasil penghitungan suara akan dikirimkan ke KPU Sumbar, Senin (6/5),” katanya.

Partisipasi pemilih memberikan hak suara 260.934 dari 377.168 pemilih atau 68,16 persen. Sementara suara sah 257.081 lembar dan jumlah suara tidak sah 3.853 lembar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.