Rekap Manual 100%: Prabowo Menang Telak di 17 dari 18 Kecamatan di Kota Palembang

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang cukup telak dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Kota Palembang dalam Pilpres 2019.

Hal itu terlihat dari hasil rekapitulasi manual KPU Kota Palembang yang pada hari ini, Selasa (30/4) telah selesai seratus persen.

Dari 18 Kecamatan di Kota Palembang, Prabowo-Sandiaga menang telak di 17 kecamatan, sementara Jokowi-KH Ma’ruf hanya unggul tipis di satu Kecamatan saja, yakni Kecamatan Ilir Timur I.

Prabowo Menang Telak di 61,48 Persen VS Jokowi di 38,52%

Hasil rekapitulasi manual final KPU Palembang, Selasa (30/4/2019).

Prabowo-Sandiaga memperoleh dukungan warga Kota Palembang dengan meraih 559.422 suara (61,48%), sementara Jokowi-Amin mendapatkan 350.359 suara (38,52%).

“Paslon 01 meraih 350.539 suara dan Paslon 02 meraih 559.422 suara, total suara sah 909.961, suara tidak sah 15.584,” kata Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani saat membacakan hasil rekapitulasi, dikutip dari Antara, Selasa (30/4).

Hasil rekapitulasi manual final KPU Palembang, Selasa (30/4/2019) berdasar perolehan suara per kecamatan.

Kedua saksi paslon menerima hasil rekapitulasi tersebut dan berita acara langsung ditandatangani oleh saksi serta perangkat KPU Kota Palembang disaksikan Bawaslu Palembang.

Eftiyani menerangkan, berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut didapat tingkat partisipasi pemilih di Kota Palembang sebesar 78,3 persen dari total 1,2 juta DPT.

“Artinya Palembang melampaui target nasional 77,5 persen,” lanjutnya.

Ia menambahkan, rekapitulasi resmi di KPU Kota Palembang akan terus dilaksanakan sampai 9 Mei 2019, secara bergiliran akan dihitung surat suara Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD Kota Palembang pertingkat kecamatan.

Hasil rekapitulasi manual final KPU Palembang, Selasa (30/4/2019) berdasarkan persentase suara per kecamatan.

Berikut Tabel Rekap Manual KPU Kota Palembang (100%);

 KECAMATANJOKOWIPRABOWOTOTALJOKOWO (%)PRABOWO (%)
1Ilir Barat I27.85052.01779.86734,87%65,13%
2Ilir Barat II14.29624.85739.15336,51%63,49%
3Seberang Ulu I18.53831.20349.74137,27%62,73%
4Seberang Ulu II20.06135.70455.76535,97%64,03%
5Jakabring19.02529.12348.14839,51%60,49%
6Ilir Timur I22.03618.04540.08154,98%45,02%
7Ilir Timur II15.59627.98343.57935,79%64,21%
8Ilir Timur III17.69225.69643.38840,78%59,22%
9Sukarami37.31955.22292.54140,33%59,67%
10Sako21.55934.53156.09038,44%61,56%
11Kemuning18.43428.50846.94239,27%60,73%
12Kalidoni24.07042.08566.15536,38%63,62%
13Bukit Kecil8.28715.12823.41535,39%64,61%
14Gandus13.46225.28438.74634,74%65,26%
15Kertapati21.13730.46851.60540,96%59,04%
16Plaju21.02832.91253.94038,98%61,02%
17Alang - Alang Lebar19.21134.18353.39435,98%64,02%
18Sematang Borang10.93816.47327.41139,90%60,10%
TOTAL350.539559.422909.96138,52%61,48%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.