Pemprov Sumbar Siap Kirim Hampir 1 Ton Rendang untuk Korban Gempa Sulteng

PADANG, SERUJI.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat menerima bantuan rendang untuk korban bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah dalam dua hari terakhir.

Hingga hari ini, Senin (1/10), telah terkumpul 965 kilogram yang siap dikirimkan ke daerah bencana.

“Hari ini mungkin lebih dari satu ton. Semua kita kumpulkan dulu. Dalam dua atau tiga hari ke depan kita kirimkan ke Palu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Erman Rahman di Padang, Senin (1/10).

Rendang yang merupakan kuliner khas Sumbar itu dipisahkan dalam bungkusan setengah kilogram dan dikemas dalam beberapa kardus agar mudah didistribusikan di daerah bencana.

Sebagian besar rendang itu merupakan bantuan dari puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumbar yang secara spontan menyumbang sesuai kemampuan.

Tidak ada batasan yang diberikan namun minimal rendang yang “disetor” OPD tersebut sekitar 20 kilogram.

Erman mengatakan pengiriman bantuan itu nantinya mempergunakan pesawat komersil, karena itu harus menunggu bandara di Palu buka untuk kebutuhan itu. Direncanakan bantuan itu akan diantarkan langsung oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno atau Wakil Gubernur Nasrul Abit.

Sebelumnya Wakil Gubernur Nasrul Abit menyebut akan mengupayakan agar biaya pengiriman bisa ditanggung oleh Baznas Sumbar agar semua bantuan dari masyarakat Sumbar bisa didistribusikan ke lokasi bencana.

Selain rendang Pemprov Sumbar juga akan mengirimkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp350 juta. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.

Wanita Penyebar Video “Penggal Kepala Jokowi” Akan Divonis Siang Ini

Ina didakwa menyebarkan video yang kemudian viral berisi konten seorang pria berinisial HS mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.

Video Detik-Detik Wiranto Diserang dan Ditusuk Orang Tak Dikenal

Mantan Panglima TNI tersebut, mengalami dua luka tusuk di bagian perutnya, dan langsung mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang untuk kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tidak Hanya Bukan Penentu Ketum IKA ITS Terpilih, Hasil OMOV Juga Berpeluang Dianulir Senat

Namun, menurut Cak Tatok, nama-nama calon Ketum yang terpilih di OMOV masih berpeluang dianulir oleh Senat IKA ITS karena pertimbangan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Inilah Bakal Calon Ketum IKA ITS Yang Akan Dipilih dengan Sistem OMOV

Namun, ada yang berbeda pada OMOV IKA ITS yang akan melibatkan seluruh alumni ini, dimana hasil OMOV bukanlah sebagai penentu Ketum terpilih, tapi hanya sebagai proses penjaringan calon Ketum yang kemudian akan dipilih di Kongres.