Mampu Tampung 880 Mobil, Car Terminal Pelabuhan Belawan Siap Dioperasikan

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Pengoperasian Car Terminal di Pelabuhan Belawan, Sumut, dianggap mampu mempercepat kegiatan bongkar muat mobil yang selama ini dilakukan melalui dermaga konvensional.

Car Terminal yang mulai dibangun tahun 2017, memiliki kapasitas sampai dengan 880 unit mobil.

“Car Terminal Pelabuhan Belawan sudah rampung semua, dan siap untuk menampung distribusi mobil dari Jakarta. Pembangunan ini juga untuk memenuhi kenaikan bongkar muat mobil setiap tahunnya melalui Pelabuhan Belawan,” kata Asisten Corporate Secretary (ACS) Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami, Jumat (9/3).

Fiona mengatakan terminal khusus mobil ini terletak di area eks dermaga 004 Pelabuhan Belawan Lama dengan bangunan seluas 3.600 m2 dan menjadi pintu gerbang masuknya mobil-mobil baru dari Jakarta.

Car Terminal dibangun untuk memenuhi kebutuhan para pengguna jasa yang setiap bulan rutin mendatangkan ratusan unit mobil baru dari Jakarta.

“Ke depan, Pelindo 1 akan terus meningkatkan fasilitas maupun sistem bongkar muat di Car Terminal ini, sehingga dapat memberikan layanan yang maksimal bagi para pengguna jasa,” pungkasnya.

Fiona menyebutkan tahun 2016, Pelabuhan Belawan melayani bongkar muat mobil sebanyak 55.020 unit, dan meningkat sebesar 23% di tahun 2017 atau sebanyak 68.031 unit.

Hingga Februari 2018, bongkar muat mobil melalui Pelabuhan Belawan mencapai 6.017 unit, dengan rata-rata kunjungan kapal 12 call tiap bulan.

“Selain Car Terminal, Pelindo 1 juga sedang melakukan Pembangunan Terminal CPO Antar Pulau yang bertujuan untuk menambah kapasitas bongkar muat CPO serta mengembangkan terminal multipurpose Pelabuhan Belawan yang terdiri dari Terminal Curah Kering, Terminal General Cargo, dan Dermaga IKD (Industri Kimia Dasar),” terang Fiona. (Mica/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Petani dan Musim Semi

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.