Inilah 6 Satker Berkinerja Terbaik di Sumatera Barat Terkait Pelaksanaan Anggaran

PADANG, SERUJI.CO.ID – Bertempat di Aula Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padang, 6 Satuan Kerja (Satker) Instansi Pemerintah di Sumatera Barat mendapat penghargaan atas kinerjanya terkait pelaksanaan anggaran, Rabu (11/4).

Penghargaan tersebut disampaikan bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah Pelaksanaan Anggaran yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaraan (Kanwil DJPBN) Sumatera Barat.

Enam satker berkinerja terbaik tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Kanwil DJPBN Nomor KEP.41/WPB.03/2018 tentang Penetapan Peringkat Terbaik Kinerja Pelaksanaan Anggaran Kinerja Semester II tahun 2017 lingkup Kanwil DJPBN Sumatera Barat.

Penghargaan tersebut terdiri dari 2 kategori. Pertama, kategori Satker dengan belanja modal lebih dari 20 Milyar rupiah, terdiri dari: Satker Balai Teknik Perkereta-apian Wilayah Sumatera Bagian Barat dengan nilai indek kinerja 93,24; Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Sumatera Barat dengan nilai indek kinerja 91,45; dan Satker Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar dengan nilai indek kinerja 91,11 2.

Kedua, kategori Satker dengan belanja modal kurang dari 20 Milyar rupiah, terdiri dari: Satker Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat dengan nilai indek kinerja 98,41; Satker Radio Republik Indonesia (RRI) Bukittinggi dengan nilai indek kinerja 98,01; dan Satker Kantor Kementerian Agama Kab. Agam dengan nilai indek kinerja 97,74

“Terdapat 4 aspek pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran di instansi pemerintah, yaitu aspek kesesuaian perencanaan dan penganggaran, aspek efektivitas pelaksanaan kegiatan, aspek efisiensi pelaksanaan kegiatan dan aspek kepatuhan terhadap regulasi. Ke-4 aspek tersebut kemudian dijabarkan menjadi 12 indikator pengukuran kinerja,” jelas Drs. Ade Rohman, M.Si, Kepala Kanwil DJPB Sumbar.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Rapat Koordinasi Daerah Perlaksanaan anggaran merupakan kegiatan evaluasi pelaksanaan anggaran yang diharapkan dapat menjadi forum evaluasi untuk memperbaiki pengelolaan anggaran yang semakin baik dari tahun ke tahun.

Dalam Evaluasi nasional, kinerja satker-satker kementerian/lembaga se-Sumatera Barat berada di peringkat 4 nasional terkait pelaksanaan anggaran berkinerja terbaik setelah Jawa Tengah, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan.

Salah satu indikator pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran adalah frekuensi revisi anggaran (Revisi DIPA) yang dilakukan oleh satker di Kementerian/Lembaga. Semakin sering satker melakukan revisi DIPA maka akan menurunkan nilai kinerja pelaksanaan anggaran satker tersebut.

“Revisi merupakan hal yang wajar selama dapat dipertanggungjawabkan dan dalam untuk mendukung pencapaian output kinerja. Revisi adalah bagian dari dinamika pelaksanaan kegiatan dimana pada kurun waktu tertentu terdapat beberapa perubahan kondisi di lapangan, termasuk adalah adanya perubahan kebijakan Pemerintah,” kata Kepala Pembinaan dan Pelaksana Anggaran III Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Wibawa Pram Sihombing. (Hadi/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.