UPT: Bengawan Solo Belum Aman

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan Bengawan Solo di hilir, masih belum aman, meski air cenderung surut karena di hulu tidak terjadi banjir.

“Ketinggian air Bengawan Solo di hilir Jawa Timur cenderung turun, karena di daerah hulu tidak terjadi banjir,” kata Petugas Posko UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Budi Indro, Selasa (20/3).

Sesuai data disebutkan ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro yang semula (19/3) merangkak naik, berangsur-angsur surut menjadi 12,00 meter, Selasa pukul 06.00 WIB.

Begitu pula di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer dari kota, ketinggian air pada waktu bersamaan juga di bawah siaga banjir, yakni mencapai 24,75 meter.

Namun, di hilir Babat, Laren, Karangeneng, dan Kuro di Lamongan masih siaga banjir masing-masing 7,29 meter (siaga I-hijau), 2,29 meter (siaga I-hijau), 5,02 meter (siaga II-kuning) dan 1,93 meter (siaga I-hijau).

“Air Bengawan Solo lancar mengalir ke laut,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro MZ Budi Mulyono yang menyebutkan kondisi Bengawan Solo di daerahnya aman di bawah siaga banjir.

Meski demikian, menurut dia, BPBD tetap memberlakukan siaga dalam menghadapi ancaman bencana banjir luapan Bengawan Solo, banjir bandang, tanah longsor, juga bencana lainnya sampai akhir Maret.

Pertimbanganya, menurut dia, curah hujan yang terjadi selama Maret tertinggi bisa mencapai 401 milimeter dan berpotensi menimbulkan bencana, baik banjir maupun tanah longsor.

Data di BPBD menyebutkan kerugian dalam tiga kali banjir luapan Bengawan Solo di daerah setempat termasuk dalam dua kali kejadian banjir bandang mencapai Rp13,1 miliar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Blunder

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER