Puting Beliung Luluh Lantakkan 39 Rumah di Bangkalan

BANGKALAN, SERUJI.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Bangkalan, Madura, Jawa Timur menyatakan, sedikitnya 38 unit bangunan rusak akibat diterjang angin puting beliung yang melanda wilayah itu, Sabtu (22/12) malam.

“Jumlah bangunan rusak ini berdasarkan pendataan yang dilakukan petugas di lokasi kejadian secara langsung pada 23 Desember 2018, kata Kepala BPBD Pemkab Bangkalan, Rizal Moris di Bangkalan, Ahad (23/12) sore.

Puluhan rumah yang rusak tersebut, anatara lain 01 unit rumah di Perumahan Pondok Halim II, dan 19 unit rumah di Perumahan Griya Utama, Kecamatan Burneh, serta 10 unit rumah di Kampung Derpah, Kelurahan Mlajah Bangkalan.

Rizal menjelaskan, warga yang terdampak bencana nantinya akan mendapat bantuan darurat berupa terpal untuk dipasang pada bagian atap rumah yang rusak.

Saat ini, menurutnya, perbaikan rumah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

“Kalau korban jiwa, Alhamdulillah tidak ada, karena bangunan saja yang rusak,” katanya.

Selain merusak puluhan rumah warga, musibah angin puting beliung itu merobohkan pepohonan.

Lokasi pohon roboh antara lain di area Pendopo Pemkab Bangkalan dan di sekitar rumah makan Sinjay Bangkalan.

Aliran listrik di kota itu, sempat mengalami pemadaman, namun pada Ahad sore, kembali normal. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy