Permenhub 108 Diberlakukan, Aplikator Didesak Tutup Rekruitmen

0
144
  • 2
    Shares
Diskusi Publik bersama pihak angkutan online di Hotel Bumi Surabaya, Senin (19/3/2018).(foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Dinas Perhubungan Jawa Timur sekarang tengah berupaya mencari titik tengah terkait keberadaan angkutan online pasca pemberlakuan Permenhub. No. 108 tahun 2017.

Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Dishub Jatim, Mohammad Isa Ansori, mengatakan meski Permenhub sudah diberlakukan, ternyata masih ada kendala yang membuat diriver angkutan konvensional, online, dan pihak Dishub kesal, karena pihak aplikator belum menutup pendaftaran atau rekruitmen.

“Kami sudah enam bulan menghadapi kedua angkutan online dan konvesional, karena ketidak tegasan dalam aturan yang sudah kami terapkan kepada para aplikator,” kata Isa Ansori disela diskusi di Hotel Bumi Surabaya, Senin (19/3).

Oleh sebab itu, Isa mendesak untuk dilakukan moratorium mulai hari ini, setiap perusahaan aplikator harus menutup pendaftaran untuk menetralisir keadaan.

“Kami meminta aplikator tutup pendaftaran mulai sekarang, dan dimulai dari Provinsi Jatim,” tegasnya.

Ditemui terpisah, Head Government Affair Grab Indonesia, Tri Anreianno, menambahkan, pihaknya menyepakati aturan dari Kementrian Perhubungan, melalui Dishub Jatim, terkait menutup pendaftaran mitra Grab.

“Sementara, Grab mulai hari ini tidak akan menerima pendaftaran mitra driver baru dan pengumuman itu akan ditempelkan di kantor dan di tempat umum,” terang Tri Anreianno. (Devan/SU05)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU