Pasca Erupsi Gunung Agung, Bandara Jember Dibuka Kembali

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Bandara Notohadinegoro di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali beroperasi normal dan dibuka untuk aktivitas penerbangan komersial pada Sabtu (30/6).

“Hari ini operasional Bandara Notohadinegoro kembali normal karena abu vulkanik Gunung Agung sudah bersih dari jalur udara sehingga Bandara Jember dibuka kembali,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Notohadinegoro Edy Purnomo di Kabupaten Jember.

Bandara yang berada di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, tersebut ditutup pada Jumat (29/6) sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB akibat erupsi Gunung Agung yang mengeluarkan asap dan abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas penerbangan.

“Dua maskapai yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro Jember baik Garuda Indonesia maupun Wings Air rute Jember-Surabaya atau sebaliknya mendarat dan tinggal landas sesuai dengan jadwal,” tuturnya.

Ia berharap aktivitas Gunung Agung tidak lagi mengganggu penerbangan Jember-Surabaya PP, sehingga masyarakat bisa menggunakan moda transportasi udara dengan aman dan nyaman untuk bepergian ke Surabaya dan kota lainnya.

“Mudah-mudahan abu vulkanik Gunung Agung tidak mengarah ke Jember lagi, sehingga aktivitas penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember tetap berjalan normal dan lancar untuk melayani masyarakat yang menggunakan moda transportasi pesawat terbang,” katanya.

Edy mengatakan jumlah penumpang yang menggunakan pesawat Garuda Indonesia rute Jember-Surabaya sebanyak 45 orang, sedangkan rute Surabaya-Jember sebanyak 36 orang. Untuk maskapai Wings Air tercatat jumlah penumpang rute Jember-Surabaya sebanyak 72 orang dan penumpang rute Surabaya-Jember sebanyak 65 orang.

Sementara itu Manajer PT Garuda Indonesia Area Wilayah Jember Heru Joko Satria membenarkan beroperasi kembali maskapai Garuda Indonesia untuk melayani masyarakat dengan tujuan Surabaya atau Jember.

“Hari ini pesawat Garuda Indonesia kembali beroperasi untuk melayani masyarakat karena Bandara Notohadinegoro Jember sudah dibuka kembali untuk aktivitas penerbangan,” tuturnya.

Ia menjelaskan pesawat Garuda Indonesia berangkat dari Bandara Notohadinegoro atau lepas landas pukul 10.20 WIB dan mendarat di Bandara Juanda Surabaya pada pukul 11.10 WIB, sehingga jadwalnya sudah normal.

“Untuk jumlah penumpang Garuda Indonesia rute Surabaya-Jember sebanyak 45 orang, sedangkan rute Jember-Surabaya sebanyak 49 orang,” tuturnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER