
Sempat terjadi adu dorong antara massa dengan polisi. Mahasiswa memaksa masuk untuk menemui Bupati langsung. Tapi puluhan polisi yang sudah berpagar betis sejak sebelum massa datang sulit diterobos. Tapi ketegangan tidak berlangsung lama, karena segera keluar perwakilan pemerintah untuk menemui mahasiswa.
Sayangnya bukan bupati Sumenep, A. Busyro Karim, yang menemui massa. Tapi Asisten Ekonomi, Hery Kontjoro, ditemani sejumlah pejabat lain.
Kepada massa, Hery menuturkan bahwa bupati sedang mengikuti acara di tempat lain, sehingga tidak bisa menemui mahasiswa. Terkait program wirausahawan muda, Hery mengungkapkan pemerintah selalu melakukan perbaikan tiap tahun. Yang jelas, katanya, program tersebut berjalan melalui beberapa tahapan.
“Di antara tahapan itu adalah seleksi,” tuturnya.
Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib setelah merasa puas berdiskusi dengan perwakilan pemerintah. (Rahmat B/Hrn)
