Ingatkan Siswa Kasih Sayang Bukan Hanya 14 Februari, Granat Sosialisasi Bahaya Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – DPD Granat Jatim gelar sosialisasi bahaya narkoba di SMA Negeri 2 Surabaya, Rabu (14/2). Hal ini dilakukan sebagai antispasi kenakalan remaja yang cenderung terjadi saat hari kasih sayang (valentine day).

Ketua DPD Granat Jatim, Arie Soeripto mengatakan remaja atau anak SMA cenderung memanfaatkan momen hari valentine untuk melakukan kegiatan yang tak bermanfaat.

“Adanya acara ini ingin kita sampaikan bahwa hari kasih sayang tidak hanya tanggal 14 Februari tapi setiap hari tidak terbatas dengan waktu. Dan biasanya anak muda merayakan hari valentine dengan kegiatan yang tidak-tidak, kami dari DPD Granat Jatim mengadakan sosialisasi tentang bahaya narkoba,” katanya.

Menurut Arie, penyalahgunaan narkoba, sex bebas, dan kenakalan remaja begitu rentan menyasar anak SMA dalam usia perkembangan remaja, karena memiliki kepribadian labil sebelum menginjak masa dewasa.

“Sasaran kita memang sengaja pada anak SMA, karena biasanya anak SMA adalah masa pertumbuhan yang labih, jadi dari anak-anak ke jenjang dewasa remaja, usia 17 keatas, identik dengan cinta monyet,” lanjut Arie.

Arie mengingatkan di jaman milenial anak muda harus bebas penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Ini kegiatan yang sangat berarti dan bermanfaat, makanya kami ingin mewujudkan generasi muda bebas penyalahgunaan dan peredaran narkoba, apalagi anak muda sekarang generasi jaman now. Yuk mari semuanya bahwa anak muda generasi millenial identik kegiatan yang positif,” pungkasnya. (Luh/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam