Yogyakarta Terima Penghargaan Kota Cerdas Indonesia 2017

0
31
Ilustrasi

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Walikota Yogyakarta, Drs Haryadi Suyuti menerima penghargaan atas capaian prestasi yang diraih Kota Yogyakarta dalam Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 kategori Kota Sedang.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla diterima langsung Walikota Yogyakarta, Drs Haryadi Suyuti di Istana Wakil Presiden RI Jakarta, Senin (11/12).

RKCI diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan sebuah kegiatan untuk melakukan pemetaan, sehingga tiap kota mampu memahami kotanya menuju kota cerdas berdasarkan potensi dan karakternya masing-masing.

RKCI 2017 mengukur 93 kota di Indonesia dengan klasifikasi kota besar, kota sedang dan kota kecil.

Wapres Jusuf Kalla mengatakan keberadaan teknologi hanyalah alat bantu untuk mencapai tujuan dan target dalam mewujudkan kota cerdas. Namun kecerdasan manusia harus digabungkan dengan teknologi untuk memberikan kesejahteraan dan kemajuan yang lebih baik.

“Bicara kota cerdas bukan kepada alatnya tetapi hasilnya. Jadi yang harus cerdas terlebih dahulu adalah manusianya atau pemimpinnya. Kecerdasan manusia dipadukan teknologi akan menjadikan kota yang lebih baik dalam menghadapi tantangan,” kata Jusuf Kalla dalam siaran pers yang diterima SERUJI di Yogyakarta, Senin (11/12).

Walikota Yogyakarta Drs Haryadi Suyuti mengapresiasi kegiatan penghargaan RKCI 2017 yang dilakukan oleh ITB yang telah melakukan pemeringkatan terhadap 93 kota di Indonesia. Kota Yogyakarta masuk dalam salah satu kota yang diapresiasi karena telah menerapkan dasar-dasar dalam prinsip Kota Cerdas.

“Penghargaan yang kita terima ini menunjukkan bahwa pembangunan menuju kota cerdas di Pemerintah Kota Yogyakarta sudah pada track yang benar. Apa yang kita raih ini di satu sisi juga memacu kita bersama untuk membawa dampak yang baik dari predikat kota cerdas yang telah kita dapatkan terhadap pelayanan masyarakat,” kata Haryadi.

Menurut Haryadi, kota cerdas atau smart city tidak hanya sebatas pada program kerja yang berbasis digital, namun esensi dari kota cerdas ini adalah bagaimana mampu untuk menerapkan prinsip-prinsip pelayanan dan aktivitas pemerintahan yang efektif dan efisien berbasis penerapan teknologi informasi serta membawa dampak pada penyederhanaan akses-akses publik.

“Untuk mewujudkan kota cerdas bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata tetapi khususnya di Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar membutuhkan komitmen dari empat pilar penting, yakni pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat Kota Yogyakarta itu sendiri,” ujar Haryadi. (ArifKF/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...