Gus Mus Didaulat Sebagai Anggota Kehormatan Banser

REMBANG – KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) didaulat sebagai Anggota Kehormatan Banser (Barisan Ansor Serbaguna). Pengangkatan secara simbolis dilakukan langsung oleh Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) H Alfa Isnaeni.

Pengangkatan dilakukan secara simbolis dengan menyerahkan jaket dan topi Banser kepada Gus Mus oleh Kasatkornas di komplek Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Jumat (17/3) malam.

Sementara itu H Hasyim Asyari, Kasatkorwil Jawa Tengah mengatakan, bahwa Banser adalah badan semi otonom dari Ansor. Dan Ansor sendiri adalah badan otonom NU.

“Kiai adalah sokoguru NU. Banser selalu menyandarkan diri untuk berguru dan memohon doa kepada kiai. Sowan silaturahim kiai bagi Banser adalah menambah keberkahan spiritual,” ungkapnya sebagaimana dilansir NU Online.

Gus Mus adalah salah satu guru panutan Banser sebagaimana Habib Luthfi bin Yahya Pelakongan dan kiai-kiai sepuh lainnya.

Karena itu, lanjutnya, penyematan jaket Banser dan kesediaan Gus Mus mengenakan jaket merupakan sebuah penghormatan dan kehormatan bagi Banser. “Sowan dan kesediaan beliau menggunakan jaket Banser merupakan tambahan doa spiritual bagi Banser,” tutupnya.

EDITOR: Harun S

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER