SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan peresmian nama baru jalan lingkar atau “ringroad” dapat semakin membangkitkan semangat persatuan bangsa.
“Peresmian nama jalan juga dapat semakin memudahkan masyarakat dalam mengenali jalan atau alamat dan menambah nilai estetika jalan itu sendiri,” kata Sri Purnomo pada peresmian nama jalan lingkar utara di kawasan Jombor, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (3/10).
Jalan lingkar Yogyakarta yang membentang dan melingkari Kota Yogyakarta mulai dari utara simpang tiga Maguwoharjo Depok Sleman membentang ke barat sampai Kronggahan Gamping, ke selatan sampai Madukismo Bantul, membentang ke timur sampai Banguntapan Bantul dan ke utara sampai Maguwoharjo secara resmi telah diberi nama di Perempatan Ringroad Jombor, Selasa.
Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan nama oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan, Sekretaris Daerah Propinsi Jawa Timur Ahmad Sukardi, Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta.
Nama jalan lingkar Yogyakarta yang merupakan jalan nasional, yang dibangun secara bertahap mulai 1994 dan dimanfaatkan secara penuh mulai 2010 tersebut dibagi menjadi tiga ruas, yaitu Jalan Arteri Utara Barat, Jalan Arteri Utara dan Jalan Arteri Selatan.
