close

60 Kasus Baru Penderita HIV/AIDS di Cianjur Didominasi Kaum Gay

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Cianjur, Jawa Barat mencatat hingga bulan September 2017 ditemukan 60 kasus baru penderita HIV/AIDS didominasi pengidap terbanyak Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) atau kaum gay di wilayah itu.

“Hasil survei yang kami temukan di lapangan 70 persen pengidap merupakan (LSL), sedangkan 30 persen lainnya dari berbagai kalangan,” kata Sekretaris KPA Cianjur Hilman pada wartawan, Selasa (26/9).

Pengidap yang terjangkit virus mematikan itu, dari kalangan LSL didominasi usia produktif kisaran usia 15 – 35 tahun. Untuk 30 persen lainnya dari kalangan ibu rumah tangga dan penjaja seks komersil.

Dia menuturkan tahun 2016 kasus pengidap HIV/AID di Cianjur berjumlah 142 kasus, didominasi 60 persen pengidap LSL dan 40 persen pengidap campur, mulai dari ibu rumah tangga, PSK serta anak-anak.


“Dari tahun sebelumnya LSL merupakan tingkat tertinggi pengidap HIV/AIDS sedangkan anak-anak hanya satu persen. Penularan pada anak-anak biasanya akibat dari ibunya yang telah mengidap HIV/AIDS, melalui air susu ibu (ASI),” katanya.

Hingga saat ini, tambah dia KPA gencar mensosialisasikan pencegahan penularan HIV/AIDS ke berbagai kalangan karena Cianjur merupakan kabupaten yang mendapatkan peringkat ke 11 terbanyak kasus pengidap HIV/AIDS se Jawa Barat.

“Penanggulangan HIV/AIDS ini bukan hanya tanggung jawab KPA, namun semua kalangan dengan harapan instansi pemerintahan maupun warga ikut mensosialisasikan dan memberikan penyuluhan sehingga Cianjur dapat mencegah penyebaran penyakit mematikan itu,” katanya. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Tolak PPDB Zonasi Yang Tidak Berkeadilan, KOMPAK Siang Ini Geruduk Grahadi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ratusan orang tua yang tergabung dalam...

Kuasa Hukum Jokowi-KH Ma’ruf Siap Hadapi Saksi Dari Pihak Prabowo-Sandi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim kuasa hukum Jokowi-KH Ma'ruf Amin...

Sidang Ketiga Sengketa Pilpres 2019 Akan Digelar Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) Rabu (19/6) pagi...

Wagub Jabar: PPDB Zonasi Upaya Pemerataan Pendidikan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul...

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).