Walikota Jayapura Pertimbangkan Pecat ASN Yang Terkena OTT Polda Papua

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Dua pegawai Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Jayapura harus berurusan dengan Polisi lantaran diduga melakukan pungutan liar terkait pengurusan biaya balik nama kepemilikan kios di Pasar Entrop Kota Kota Jayapura.

Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan jika yang bersangkutan terbukti melakukan hal tersebut maka kepadanya diberlakukan sanksi sesuai regulasi yang ada.

“Nanti kita lihat sejauh mana proses hukum yang dilakukan, kalau memang ASN melakukan itu, yaa akan diberikan sanksi sesuai undang-undang ASN,” ujar Benhur Tomi Mano kepada wartawan di Kantor Walikota Jayapura, Senin (17/12).

Baca juga: Lakukan Pungli, Dua Pegawai Disperindagkop Jayapura Terjaring OTT Polda Papua

Lebih lanjut dikatakan Benhur, bukan tak mungkin oknum yang bersangkutan bisa diberhentikan dengan tidak hormat (dipecat) dari profesinya sebagai ASN.

“Pasti (dipecat), tapi kita kita lihat prosesnya lagi,” tamabah BTM sapaan akrab walikota dua periode ini.

Sebelumnya, Polda Papua mengamankan 2 pegawai Disperindagkop Kota Jayapura dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pungutan liar terkait pengurusan biaya balik nama kepemilikan kios di Pasar Entrop Kota Kota Jayapura, Rabu (12/12) sore.

Polda Papua juga mengamankan barang bukti berupa kwitansi balik nama sebesar Rp 1 juta, kwitansi uang muka pembayaran kios pasar Rp 5.500.000, 4 lembar uang seratus ribu rupiah, 14 lembar uang lima puluh ribu rupiah, 8 lembar uang lima ribu rupiah, 75 lembar uang dua ribu rupiah dan 57 lembar uang seribu rupiah dengan total Rp 1.247.000.

Keduanya dinilai melanggar pasal 368 KUHP tentang tindak pidana pemerasan dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun. (Faisal N/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

TERPOPULER