Sulteng Diguncang Gempa, PKPU HI Langsung Terjunkan Tim Rescue

0
16
  • 4
    Shares

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Setelah terjadinya gempa bumi dan tsunami di Kota Donggala dan Palu, Jumat (28/9) kemarin, PKPU Human Initiative (PKPU HI) Cabang Sulawesi Selatan terjunkan Tim Rescue, bertolak dari kantor Makassar menuju Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Respon awal yang akan kami lakukan adalah membantu proses evakuasi serta melakukan assessment untuk memperoleh data informasi yang lebih lengkap dan akurat,” terang Koordinator Tim Rescue PKPU Human Inititive Sulsel, Indra Budi Legowo lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Sabtu (29/9) pagi.

Seperti diketahui, sebagaimana keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Puro Nugroho, telah terjadi gempa dengan kekuatan 7,7 SR dengan pusat gempa 10 km pada 27 km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah pada 28/9/2018 pukul 17.02 WIB. Sumber gempa berasal dari Sesar Palu Karo.

Dampak dari gempa tersebut dirasa sangat keras. Berdasarkan analisis, guncangan gempa dirasakan sekitar Kota Palu hingga ke utara di wilayah Kabupaten Donggala dengan intensitas gempa VI-VII MMI (keras hingga sangat keras).

Beberapa wilayah di Donggala meliputi daerah Parigi, Kasimbar, Tobolf, Toribulu, Dongkalang, Sabang, dan Tinombo memiliki intensitas gempa VI-VII MMI. Diperkirakan di daerah ini banyak mengalami kerusakan.

“Laporan sementara banyak bangunan roboh akibat gempa dengan magnitude 7,7. Masyarakat panik dan berhamburan keluar ruamah. Saat peringatan dini tsunami diaktivasi, masyarakat merespon dengan mengungsi ke empat yang lebih aman. Hingga saat ini pendataan masih dilakukan. Gempa susulan terus berlangsung dengan kekuatan yang lebih kecil,” terang Humas BNPB Sutopo dalam laporan tertulisnya.

Pada mulanya, BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami pada 28/9/2018 pukul 17.07 WIB. Meskipun setelah dilakukan pemantauan selama sekitar 30 menit tidak terdapat perubahan tinggi muka air laut. Maka pada 28/9/2018 pukul 17.39 WIB, BMKG telah menyatakan peringatan dini tsunami berakhir. Dengan demikian tsunami tidak terjadi. Kondisi aman dan masyarakat dapat kembali ke tempatnya.

Sampai saat ini, Tim Rescue PKPU Human Inititive terus berkoordinasi dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun relawan lokal untuk melakukan evakuasi dan terus bersiap siaga terhadap kemungkinan gempa susulan. (PKPU HI/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU