Sesuai Instruksi Jakarta, Puluhan Ribu KTP-el Dibakar Pemkot Jayapura

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Dinas Kependudukan Dan Pencatatan sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura memusnahkan 32.002 keping KTP-el invalid dan rusak.

Pemusnahan ini dipimpin langsung Walikota Jayapura DR. Drs. Benhur Tomi Mano, MM dan Wakil Walikota Ir.H.Rustan Saru, MM di lapangan upacara Kantor Walikota Jayapura, Senin (17/12) pagi.

“Kami laksanakan pemusnahan sesuai dengan perintah dan edaran pusat melalui Dirjen Dukcapil,” ujar Benhur Tomi Mano usai pemusnahan KTP-el kepada wartawan, di Jayapura, Senin (17/12).

Hal senada juga disampaikan Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan S Uloli.

Disampaikan Merlan, pemusnahan tersebut sesuai dengan surat edaran Nomor 470.13/11176/SJ, dimana Kemendagri memerintahkan agar KTP-el dimusnahkan dengan cara dibakar.

“Terkait dengan maraknya KTP-el invalid banyak yang tercecer kita diseluruh Indonesia diperintahkan untuk memusnahkan KTP-el yang invalid dan rusak, seperti yang fotonya tidak jelas, atau ada perubahan data sehingga diganti,” jelas Merlan Uloli usai mengikuti pemusnahan KTP-el tersebut.

Katanya, selama ini KTP-el apabila rusak ataupun invalid dipotong salah satu sisinya dan kemudian dikirimkan ke pusat.

“Nah, menjaga jangan sampai perjalan ini ada tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab sehingga tak dikirim lagi, tapi langsung dimusnahkan, dibakar dengan dibuatkan berita acara,” tambahnya.

Merlan juga mengatakan, masih ada beberapa yang masih tersisa di distrik- distrik dan akan dimusnahkan kemudian. (Faisal N/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER