PKPU HI Kaltim Terjunkan Tim Ketiga Bantu Korban Gempa Palu-Donggala

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID – PKPU Human Initiative (HI) Kalimantan Timur (Kaltim) memberangkatkan tim Ketiga menuju Palu melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Jumat (5/10/2018).

Dua tim sebelumnya sudah berangkat lebih dulu. Yakni, tim pertama berangkat Sabtu (1/10/2018), serta tim kedua berangkat pada Senin (3/10/2018) . Keberangkatan tim ketiga ini dalam rangka melakukan assesment lanjutan, kebutuhan warga terdampak gempa dan tsunami di Palu – Donggala.

Kepala Cabang PKPU HI Kaltim Hidayatullah, saat melepas tim ketiga menuju bandara menjelaskan,
secara bertahap PKPU HI Kaltim mengirimkan tim nya untuk melakukan aksi di Palu dan Donggala. “Sebagai salah satu wilayah yang terdekat dengan lokasi bencana,” ujarnya.

Pengiriman relawan segera dilakukan mengingat penanganan membutuhkan banyak dukungan di berbagai lini. Secara bertahap tim diturunkan, tim pertama dengan keahlian SAR terlibat aktif melakukan evakuasi, hingga saat ini telah menemukan 20 jenazah di daerah Mamboro, salah satu lokasi yang terdampak sangat parah.

Tim kedua menyusul dan berkoordinasi lanjutan dengan satuan petugas posko Makorem, serta turut mendukung dimulainya proses distribusi logistik dari Donggala menuju Sigi. Tim ketiga kembali diberangkatkan untuk mendukung assament lanjutan, kebutuhan dan pelaksanaan aksi di posko utama PKPU HI, maupun wilayah pelaksaanaan program.

Seperti diketahui, sebelumnya gempa dan tsunami yang menimpa Palu – Donggala pada Jumat (28/9/2018) mengakibatkan banyak korban meninggal dunia dan sebagian belum ditemukan. Sehingga, perlu dilakukan evakuasi segera mungkin.

Tim Respon cepat PKPU HI langsung tiba pada hari pertama terjadinya bencana, langsung melakukan assesment dan evakuasi korban. Hingga saat ini total ada 22 relawan PKPU HI yang turun langsung di Palu dan Donggala yang terdiri dari tim evakuasi, tim medis, serta tim distribusi. (PKPU/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER