8 Kios di Waena Ludes Terbakar, Bayi 5 Bulan Ditemukan Tewas

JAYAPURA SERUJI.CO.ID – Kebakaran besar melanda bangunan kios di Jalan Poros Abepura-Sentani (Expo), Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Kamis (20/12) malam.

Akibat peristiwa ini, 8 petak bangunan kios ludes terbakar, bahkan ditemukan seorang bayi berusia 5 bulan tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut. Bayi tersebut telah diidentifikasi, bernama Wasif Syarif Mubarok.

“Mayat bayi 5 bulan itu sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara. Sementara ibunya dilarikan ke RS Dian Harapan, kondisinya masih tertekan,” jelas Kepala Kelurahan Waena, Khundrat Tukayo, kepada SERUJI, di lokasi kejadian, Kamis (20/12).

Lebih lanjut, Khundrat menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 8.45 WIT. Api diduga berasal dari kios penjual petasan.

Kebakaran ini sempat menyita perhatian warga dan pengendara yang lewat, pasalnya kios petasan yang terbakar dan diduga merupakan sumber kebakaran meledak-ledak seperti perayaan malam tahum baru.

Api baru dapat dipadamkan sekitar dua jam kemudian setelah 4 mobil pemadam kebakaran dan 1 tanki air dikerahkan.

Salah satu korban yang kiosnya ikut hangus terbakar, Apia Kilungga, mengatakan, bahwa dirinya tidak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya lantaran sedang tak berada di lokasi.

“Saya punya itu tempat service computer namanya Papua.Com. itu hangus terbakar semua, termasuk surat- surat penting,” kata Apia.

Apia kemudian merinci ragam bangunan kios yang ludes terbakar.

“Dari paling ujung itu ada kios petasan, kios barang, kemudian warung makan, penjahit, toko penjual krans bunga, salon, lalu toko saya Papua.Com, kios lagi dan terakhir ada tempat pangkas rambut juga rumah pemilik di belakang kios-kios kami,” sebutnya.

Pantaun SERUJI di lokasi kejadian, warga masih berkumpul dari awal kebakaran hingga api berhasil dipadamkan.

Kemacetan di jalan utama Abepura-Sentani pun tak bisa dihindari.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi mengenai kerugian dan jumlah korban yang ada.

Aparat kepolisian terlihat masih melakukan pencarian dan pendataan di puing-puing bangunan yang hangus terbakar. (Faisal N/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.