1.000 Pasukan Siap Amankan Malam Tahun Baru di Jayapura

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Kurang lebih seribu personil gabungan Polisi dan TNI akan mengamankan wilayah Jayapura di malam pergantian tahun baru 2019.

“Ada 700 personil dari kami dan ditambah BKO Polda Papua serta Brimob dan juga TNI yang mengamankan malam tahun baru nanti, total ada seribu personil,” ujar Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas kepada SERUJI, Senin (31/12) pagi.

Seribu personil gabungan ini akan melakukan patroli di wilayah Jayapura dan memantau situasi Kamtibmas di beberapa titik keramaian di Kota Jayapura.

“Ada 30 titik di seluruh kota yang ditempatkan personil nantinya, disamping melakukan patroli tadi,” terang Kapolres.

Sementara mengenai lalu lintas, pihaknya akan menyesuaikan dengan kondisi malam tahun baru, mengingat belum adanya informasi pelaksanaan kegiatan tahun baru oleh pemerintah.

“Semua normal dan tak ada kegiatan besar baik dari pemda maupun masyarakat, tapi kalau ada kemacetan akan diberlakukan rekayasa lalu lintas baik di daerah Pantai Dok 2 (depan Kantor Gubernur Papua) hingga ke Dok 5 Jayapura,” jelasnya lagi.

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan warga Jayapura juga diminta tak berlebihan dalam melaksanakan pesta tahun baru 2019 ini. (Faisal N/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy