close

Wagub DKI: 40 Persen Rumah Warga Terkendala Air Bersih

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan saat ini 60 persen rumah di Jakarta dan pelanggan yang tersalurkan air bersih, sedangkan 40 persen lebih masih mengalami kendala.

“Sebanyak 40 persen lebih masih mengalami kendala dan sebagian mengambil air tanah dan itu mengakibatkan permukaan tanah turun secara drastis,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/3).

Hal tersebut terkait penghentian penggunaan air tanah secara ilegal. Guna menghambat permukaan tanah di Jakarta.

“Kita lihat juga pelanggaran oleh gedung-gedung besar kaya kemarin diperlihatkan secara gamblang. Ini bentuk keberpihakan dari pemerintah menyediakan air bersih kepada masyarakat khususnya ke masyarakat menengah ke bawah,” kata Sandiaga.


Sandiaga menegaskan akan melarang pengambilan air tanah secara ilegal, semua ingin memulai suatu gerakan guna mengeliminir penggunaan air tanah.

“Hingga pada suatu saat harapan kita di tahun 2030 semuanya akan tersalurkan airnya dan kita tidak mengambil lagi air tanah,” kata Wagub.

Rencana ada dua pendekatan, satu pipanisasi untuk air bersihnya dan juga air limbah. Bila masyarakat sudah bisa 100 persen diyakinkan, bukan hanya bisa menyetop penurunan muka tanah, tapi kita bisa menciptakan begitu banyak lapangan kerja dari segi konstruksi infrastruktur, katanya.

“Karena yang kita perlukan adalah infrastruktur mikro bukan yang besar yang hanya berpihak golongan menengah ke atas. Tapi menengah ke bawah ini berkaitan dengan air, listrik, itu yang kita pastikan di DKI bisa terpenuhi lima tahun ke depan,” kata Sandiaga. (Ant/SU03)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Industri Pariwisata di Teluk Kendari Terancam Akibat Pendangkalan

Teluk Kendari yang dilengkapi sejumlah lokasi wisata dan pelabuhan nusantara serta tempat pendaratan cargo antarpulau, posisinya kini terancam menjadi daratan. Kenyataan itu membuat banyak pengelola industri wisata di kawasan teluk Kendari resah.

Polres Sampang Selidiki Dalang Pembakaran Mapolsek Tambelangan

SAMPANG, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Sampang, Jawa Timur, mulai...

Polda Jatim Miliki Identitas Pembakar Mapolsek Tambelangan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Daerah Jawa Timur menegaskan telah...

Mabes Polri Bentuk Tim Investigasi Kematian Korban Aksi 22 Mei

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mabes Polri segera membentuk tim investigasi...

Kapolda Babel Pastikan Isu Akan Terjadinya Tsunami Hoaks

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka...

Sempat Dibantarkan, Romahurmuziy Kembali ke Rutan KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa...

TERPOPULER

Polisi Bersama Ulama FPI Halau Massa Perusuh Yang Terbukti dari Luar Petamburan

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi

Polisi Curiga Massa Yang Rusuh Malam Hari di Bawaslu, Bukan Massa Aksi Damai Sebelumnya

Menurut Kapolres massa aksi yang dibubarkan tidak berperangai sama dengan massa yang sejak sore berdemo. Massa aksi pendemo di depan Gedung Bawaslu sempat membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 20.30 WIB.

Personel TNI Berbagi Makanan Berbuka Puasa dengan Peserta Aksi di Bawaslu

Aksi simpatik itu menuai simpati dari para peserta aksi. "Masya Allah, hidup TNI," ujar seorang peserta aksi seraya tersenyum haru.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama