Soal Wagub DKI Diserahkan Prabowo Pada Dirinya, M Taufik: Itu Tanda Bagus

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyerahkan keputusan usulan nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno kepada Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, yang saat ini dijabat M Taufik.

Hal itu, dikatakan Prabowo sesuai ketentuan yang dipegang partai Gerindra, dimana urusan di daerah ditentukan oleh DPD atau DPC sesuai tingkatannya.

“Itu tandanya bagus,” kata M Taufik saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis (25/10).

Nama M Taufik digadang-gadang DPD Gerindra DKI Jakarta sebagai salah satu kandidat kuat menggantikan Sandiaga untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan.

Terkait pernyataan Prabowo tersebut, M Taufik mengaku akan berkoordinasi dengan mitra koalisi pengusung Anies Baswedan-Sandiaga saat Pilgub DKI 2017 lalu, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Kita akan melakukan pertemuan dengan PKS pada bulan depan, tepatnya minggu pertama,” katanya singkat.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga harus disepakati dan diusulkan oleh dua partai pengusung yakni Partai Gerindra dan PKS

“Nama calon wagub akan diusulkan oleh PKS dan Gerindra,” kata Anies di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (19/9).

Sandiaga mengundurkan diri sebagai wagub dan maju sebagai Calon Wakil Presiden RI berpasangan dengan Prabowo Subianto. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Berdagang Kemiskinan

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER