Mensesneg: Tanpa Ikuti Perkembangan Teknologi Pemerintah Tertinggal

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengingatkan pelayanan pemerintah akan selalu tertinggal jika tidak mengikuti perkembangan teknologi terkini.

“Kalau kita tidak segera mengikuti dan mendorong penerapannya, pelayanan pemerintah akan selalu ketinggalan,” kata Pratikno ketika meresmikan Sistem Informasi Perjalanan Dinas Luar Negeri (Simple) dan sosialisasi kepada kalangan perguruan tinggi di Jakarta, Selasa (24/4).

Ia mengingatkan agar aparatur pemerintahan tidak terlalu tertinggak dalam penerapan teknologi dalam pelayanan kepada publik.

“Poin saya, jangan sampai pemerintah terlalu ‘jadul’, revolusi industri 4.0 sudah terjadi di mana mana, kalau kita tidak segera mengikuti dan mendrive, pelayanan pemerintah akan selalu tertinggal,” kata Prarikno dalam acara yang juga dihadiri Menpan RB Asman Abnur.

Sementara itu, “Simpel” merupakan alokasi perizinan daring yang dibangun dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dalam penerbitan surat persetujuan pemerintah atas perjalanan dinas luar negeri (PDLN) yang dilaksanakan oleh pejabat negara, pejabat lainnya, PNS, pegawai BUMN/BUMD dan tenaga Indonesia yang ditugaskan oleh lembaga negara atau instansi pemerintah yang didanai dengan APBN/APBD maupun mitra kerja sama teknik.

Menurut Mensesneg, pengembangan aplikasi Simpel tidak sebatas pada proses digitalisasi mekanisme kerja yang selama ini dilakukan secara manual diubah menjadi proses elektronik, namun juga disertai upaya debirokratisasi melalui penyederhanaan proses bisnis penanganan administrasi perjalanan dinas luar negeri.

Pratikno mengatakan di masa mendatang, aplikasi Simpel akan terus dikembangkan guna peningkatan kualitas pelayanan perizinan perjalanan dinas luar negeri.

Pengembangan lebih lanjut antara lain akan dilakukan melalui kajian lebih lanjut atas “busines process” Simpel dan kemungkinan percepatan layanan dengan memanfaatkan “artificial intelegent” atau “machine learning”.

Mensesneg meluncurkan aplikasi Simpel dengan melakukan pengunduhan perdana aplikasi “Simpel mobile” melalui ponselnya. Aplikasi itu dapat diunduh melalui Android Play Store dan iOS App Store.

Pengembangan Simpel merupakan salah satu upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan perjalanan dinas kuar negeri.

Simpel tidak sebatas pada upaya peningkatan kualitas pelayanan perizinan PDLN yang cepat, transparan, akuntabel dan mudah diakses, namun juga dilengkapi dengan fitur yang dapat mempermudah proses pemantauan efektivitas pelaksanaan PDLN.

Kehadiran Simpel diharapkan dapat memperbaiki sistem tata kelola perizinan PDLN sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai PDLN dalam berbagai forum internasional memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.