Lebih Dari 10 Ribu Pemudik Telah Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 10.987 penumpang kapal yang merupakan pemudik dari sejumlah daerah di Indonesia telah kembali ke Jakarta melalui Pelabuhan Tanjung Priok, pada puncak arus balik pada Ahad (9/6) hingga Kamis (13/6).

Perwira jaga pos Kementerian Perhubungan dari Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Agus Hermawan, Kamis (13/6), mengatakan kapal program mudik dan balik gratis 2019 dari Kementerian Perhubungan terakhir tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (13/6) pagi.

“Hari ini terakhir, sudah tidak ada lagi kapal program mudik gratis,” tutur Agus.

Pemudik yang turun dari KM Dobonsolo pada Kamis sebanyak 1.775 dengan rincian orang dewasa sejumlah 1.376, anak-anak 226 orang dan bayi 173 orang. Sementara kendaraan yang diangkut 762 sepeda motor.

Sementara penumpang paling banyak tiba pada hari Selasa (11/6) dari Semarang menggunakan KM Dobonsolo terdapat 2.067 penumpang serta dari Batam dengan KM Kelud sebanyak 3.360 penumpang.

Selain pada Selasa (11/6) dan Kamis (13/6) program mudik gratis dengan KM Dobonsolo juga mengangkut pemudik pada Ahad (9/6) sebanyak 1.542 penumpang.

KRI Banda Aceh yang berangkat dari Pelabuhan Panjang juga dioperasikan untuk mudik gratis dan membawa 378 penumpang serta 105 motor ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Selain itu, terdapat delapan kapal komersial lain yang mengangkut pemudik pada saat arus balik.

Hingga hari ini terpantau penumpang melakukan perjalanan dengan KM Dobonsolo yang akan melakukan perjalanan ke arah Timur, di antaranya tujuan Surabaya, Makassar, Sorong, Jayapura, Ambon dan Biak sebanyak 1.175 orang.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Bangsa Gagal Nyintesis

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER