KPU Lebak Yakin Rekapitulasi Suara di Daerah Itu Selesai Tepat Waktu

LEBAK, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak, Banten, optimistis pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2019 di daerah itu rampung tepat waktu yakni Senin (6/5).

“Kami berharap pleno terbuka hasil pemilu kabupaten bisa dikirim ke KPU Banten, Selasa (7/5),” kata Ketua KPU Kabupaten Lebak Ni’matullah di Lebak, Senin (7/5) malam.

Pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu yang digelar sejak 3 Mei 2019 bertempat di Hotel Mutiara Kecamatan Kalanganyar. Selama ini, rekapitulasi penghitungan suara berjalan lancar dan tidak ada hambatan.

Bahkan, penghitungan rekapitulasi suara sudah rampung di 24 kecamatan dan empat kecamatan lainnya ditargetkan selesai malam ini. “Kami berharap pleno terbuka berlangsung aman, tertib dan lancar,” katanya.

Menurut dia, pelaksanaan rapat pleno terbuka rekapitulasi suara sempat saksi yang ingin membuka kotak suara untuk dihitung kembali surat suara rusak. Namun, permasalahan itu dapat diselesaikan,terlebih saksi tersebut tidak memiliki data sebagai pembanding data yang ada di panitia pemilihan kecamatan (PPK).

“Kami minta doanya agar pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara semoga berjalan lancar dan baik,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER