Akibat Banyaknya Saksi Yang Tidak Hadir, Pleno DKI Jakarta Kembali Ditunda

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta yang diadakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (17/5), harus ditunda lagi karena ketidakhadiran saksi.

Pleno rekapitulasi semula dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB, namun ruang yang digunakan untuk rapat terlihat sepi dan hanya dihadiri oleh beberapa saksi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan sebagian saksi dari partai politik peserta Pemilu 2019.

“Kita skors dulu sampai selesai Shalat Jumat jam 13.00 WIB karena tidak ada kehadiran saksi dari pasangan calon presiden 01 dan 02,” kata Ketua KPU DKI Jakarta, Betty Epsilon Idrus.

KPU DKI Jakarta sebelumnya menargetkan menyelesaikan seluruh rekapitulasi tingkat provinsi pada Ahad (12/5).

Namun harus ditunda karena masih ada tiga Kecamatan di Jakarta Timur yang belum menyelesaikan penghitungan di tingkat kota, Cakung, Duren Sawit dan Pulo Gadung.

KPU DKI Jakarta kemudian meminta penambahan waktu penyelesaian rekapitulasi tingkat provinsi hingga 17 Mei hari ini.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER