KPU NTT Prioritaskan Distribusi Logistik Pemilu ke Daerah yang Sulit Dijangkau

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur akan memprioritaskan distribusi logistik Pemilu 2019 untuk daerah terluar yang sulit dijangkau dengan akses transportasi.

“Proses pengepakan logistik Pemilu 2019 untuk daerah terluar sedang dilakukan KPU Kabupaten Kupang. Apabila semuanya sudah lengkap maka distribusi logistik segera dilakukan dalam pekan ini,” kata Ketua KPU Kabupaten Kupang, Eliaser Lomi Rihi kepada Antara di Kupang, Senin (8/4).

Eliaser mengatakan hal itu terkait upaya KPU Kabupaten Kupang dalam mengantisipasi cuaca buruk yang dapat menggangu proses distribusi logistik pemilu untuk kawasan terluar di Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste ini.

Ia mengatakan, delapan kecamatan terluar yang mendapat prioritas KPU dalam pendistribusian logistik Pemilu 2019 yaitu Kecamatan Amfoang Timur, Amfoang Utara, Amfoang Selatan, Amfoang Barat Laut, Amfoang Barat Daya, Amfoang Tengah.

Selain itu dua kecamatan di Pulau Semau yaitu Kecamatan Semau Utara dan Semau Selatan yang juga sulit dijangkau transportasi laut apabila terjadi cuaca buruk.

“Delapan kecamatan ini yang menjadi prioritas KPU dalam pendistribusian logistik Pemilu 2019 di Kabupaten Kupang,” kata Eliazer.

Dikatakannya, pendistribusian logistik pemilu yang direncanakan berlangsung 13-14 April menggunakan transportasi darat apabila tidak terjadi hujan lebat di kawasan pegunungan Timau dan Amfoang.

Dia mengatakan, apabila terjadi cuaca buruk maka distribusi logistik pemilu dilakukan melalui jalur laut dengan menggunakan fasilitas kapal milik ASDP maupun TNI/Polri.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan beberapa instansi pemerintah seperti ASDP dan Polri serta TNI-AL yang memiliki armada laut untuk membantu mendistribusikan logistik pemilu ke daerah terluar apabila distribusi melalui jalur darat tidak bisa dilakukan,” kata Eliaser.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER