close

Debu Vulkanik Gunung Agung Menjauhi Pulau Bali

BALI, SERUJI.CO.ID –  Pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui satelit Himawari mencatat pergerakan debu vulkanik Gunung Agung di Karangasem, hingga pukul 05.00 WITA mengarah ke barat daya dan barat menjauhi Pulau Bali.

“Berdasarkan data observasi Stasiun Meteorologi Kelas I Ngurah Rai Denpasar tidak teramati adanya abu vulkanik,” kata Kepala Humas BMKG Hary T Djatmiko, Jumat (29/6).

Berdasarkan pengamatan hingga pukul 24.00 WITA cuaca di kawasan tersebut mendung dan hujan serta angin bertiup lemah ke arah barat.

Secara visual, gunung terlihat jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 2500 meter di atas puncak kawah, juga teramati sinar api diatas puncak kawah.


Juga masih terjadi tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 10-15 mm (dominan 10 mm).

Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut (MDPL) erupsi pada Kamis (28/6) pukul 15.00 WIB dengan ketinggian erupsi mencapai 23.000 kaki atau 7.000 hingga 8.000 MDPL.

Hingga saat ini aktivitas Gunung Agung berada pada Level III atau siaga. Aktivitas bandara juga ditutup sementara dan akan dievaluasi pada Jumat (29/6) siang.

Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan diimbau agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius empat km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Hormati Keputusan MK Memajukan Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menghormati...

Keputusan Sengketa Pilpres Dipercepat Pada Tanggal 27 Juni

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama...

PPDB Zonasi di Jakarta Akan Dilakukan Penyesuaian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan...

Hindari Sinar-X, Sabu-Sabu Diselundupkan di Dalam Jok Mobil

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyelundup 15 kilogram (kg) sabu-sabu yang...

Bawaslu Kudus Persiapkan Data Untuk Hadapi Gugatan di MK

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus,...

Sikap Politik PAN Akan Dirujuk Dari Putusan MK

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Sekjen PAN, Eddy Soeparno menyatakan putusan...

TERPOPULER