Inilah 10 Komitmen HMI yang Diserahkan ke Jokowi

0
191

JAKARTA – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah menyampaikan 10 komitmen yang dihasilkan dari silaturahim nasional Dies Natalis HMI ke-70 kepada Presiden Joko Widodo.

“Kita sampaikan harapan kita tentang bagaimana menyelesaikan persoalan keumatan dan kebangsaan, juga kasus penistaan agama. Begitu juga persoalan kriminalisasi para ulama akhir-akhir ini,” kata Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir yang ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/2).

Sepuluh komitmen tersebut juga mencakup sejumlah isu mengenai upaya menjaga stabilitas nasional, pengentasan kesenjangan ekonomi, dan sosial serta penegakan keadilan dan hukum.

Menurut Mulyadi, Presiden merespon positif kesepuluh komitmen tersebut dengan mengapresiasi upaya itu untuk menjaga persatuan di tengah keanekaragaman suku agama dan budaya Indonesia.

“Kita menjadi bagian dari pembangunan bangsa, kita concern bagaimana mengelola sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing, itu yang diharapkan dari HMI,” kata Mulyadi terkait harapan yang disampaikan Jokowi.

Presiden juga menyampaikan sikap kritis dan independensi yang dimiliki oleh mahasiswa harus digunakan untuk membangun bangsa Indonesia.

Sebanyak sepuluh komitmen keumatan dan kebangsaan HMI yang disampaikan, yaitu:

  1. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan segala keanekaragaman suku, agama dan budaya
  2. Menegakkan dan menyebarkan ajaran Islam dengan sepenuh-penuhnya berdasarkan Alquran dan Hadits menjadi garda terdepan dalam menjaga wibawa dan kehormatan alim ulama sebagai pemimpin tertinggi umat Islam
  3. Menegakkan hukum yang berkeadilan dan menolak pelaksanaan hukum yang diskriminatif terhadap masyarakat Indonesia
  4. Melindungi pemanfaatan sumber daya alam Indonesia, menolak segala bentuk eksploitasi yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat
  5. Membangun sumber daya manusia yang berakhlakul karimah, kompetitif dan berdaya saing global
  6. Membangun sistem perekonomian yang berpihak terhadap seluruh rakyat Indonesia
  7. Mengembangkan industri dalam negeri, berupaya mewujudkan Indonesia sebagai lumbung energi dan lumbung pangan dunia. Serta menolak masuknya imigran asing yang dapat mengancam kesempatan kerja rakyat Indonesia
  8. Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang berkeadilan, menolak liberalisasi dan politik dinasti
  9. Menolak berkembangnya paham komunis di Indonesia yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara
  10. Memerangi peredaran dan penggunaan narkoba yang dapat mengancam masa depan generasi muda Indonesia.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Nomor urut paslon

Unair Bantah Dukung Salah Satu Paslon Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menegaskan tidak terlibat politik praktis apalagi mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. "Sekali lagi...

Pemerintah Malaysia Keluarkan Larangan WNA Bekerja Sebagai Juru Masak

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Malaysia melarang warga negara asing bekerja sebagai juru masak di restoran negara tersebut terhitung mulai 1 Januari 2019. Menteri Sumber Manusia Malaysia...

Kembali Telan Korban, ABK KM Ramos Hilang di Danau Toba

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Seorang anak buah kapal KM Ramos Risma Marisi hilang di perairan Danau Toba ketika kapal tersebut mengalami mati mesin pada Jumat (22/6)...
Najib vs Mahathir

Najib Razak Bantah Terlibat Skandal 1MDB, Mahathir Geram

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Perdana Menteri Malaysia Mahathir mencurahkan cemooh terhadap pendahulunya, Najib Razak, Kamis (21/6), karena menyangkal mengetahui jutaan dolar dari dana negara 1MDB...

Kemensos Pastikan Logistik Cukup untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun

MEDAN, SERUJI.CO.ID -  Kementerian Sosial memastikan ketersediaan logistik untuk pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. "Kami memastikan bahwa logistik untuk pencarian...