Usai Upacara Persemayaman, Jenazah Ani Yudhoyono Dibawa ke TMP Kalibata

GUNUNGPUTRI, SERUJI.CO.ID – Usai upacara persemayaman di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, jenazah Ani Yudhoyono, istri Presiden Republik Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dibawa ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta, menggunakan ambulans, Ahad (2/6), pukul 13.50 WIB.

Pada upacara yang dilakukan secara militer itu, bungsu dari dua bersaudara, Edhie Baskoro alias Ibas, menyerahkan jenazah ibundanya pada Inspektur upacara yang merupakan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, mewakili pemerintah.

“Saya atas nama keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerahkan jenazah almarhumah Hajah Kristiani Herrawati kepada pemerintah untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Nasional Kalibata dengan upacara militer,” kata Ibas.

Setelah diserahkan, jenazah kemudian dimasukkan ke ambulans yang juga digunakan membawa dari Bandara Halim Perdanakusumah ke rumah duka semalam.

Iring-iringan dari rumah duka ke TMP Kalibata Jakarta terdiri atas kendaraan polisi militer, kendaraan Gendang Sangkakala, kendaraan pasukan penghormatan, kereta jenazah, kendaraan Inspektur upacara, serta kendaraan keluarga dan pelayat.

Chief Communication Officer The Yudhoyono Institute, Ni Luh Putu Caosa Indryani menyebutkan akan ada dua kali upacara menjelang pemakaman jenazah Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta.

“Upacara persemayaman jenazah almarhumah Ibu Ani Yudhoyono di Pendopo Cikeas, kemudian upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMP) Kalibata Jakarta,” kata dia dalam keterangan tertulisnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Negeri Bohong

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Mengapa Islamophobia?

Olahraga Bagi Penyandang Stroke

oleh dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID -...

Israel Kembali Serang Gaza, 10 Tewas

SERUJI.CO.ID - Tentara pendudukan Israel telah melakukan beberapa serangan...

Inilah 4 Jenis Nazhir: Anda Masuk Kategori Manakah?

Oleh: Imam Nur Azis Komisioner Badan Wakaf Indonesia (BWI) 2017-2020 SERUJI.CO.ID...

Janganlah Menyebut Nama Rasulullah Muhammad SAW Tanpa Gelar

SERUJI.CO.ID - Memanggil Rasulullah Muhammad sholallahu 'alaihi wassallam (SAW)...

Menua: Agar Otak Tak Ikut Beruban

oleh dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. Dalam perjalanan...

Ngotot Pertahankan Mardani Maming sebagai Bendum, Kantor PBNU Bisa Diperiksa KPK

Dengan tidak menonaktifkan, mau tak mau PBNU terkait dengan Mardani yg saat ini buron. Maka jangan salahkan KPK jika nanti dalam proses pencarian Mardani akan memeriksa kantor PBNU.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.