Akibat tembakan itu pedagang dan pengunjung langsung berlarian, Meidi seketika langsung pucat, dan untuk menghindari masalah, ia pun memilih untuk menjauh dari posisi AS berdiri.
“Saya ketakutan. Termasuk ada beberapa anak-anak tadi yang kabur,” terang Meidi.
Seorang petugas parkir lainnya, Susanto menyesalkan insiden penembakan itu. Dia menilai tindakan AS terlalu berlebihan.
“Sayangnya tadi tidak ada yang foto. Kalau ada yang foto, saya siap melaporkan AS ke Propam Polda. Banyak polisi di Bengkulu, tapi tidak ada yang begitu dan menakut-nakuti masyarakat,” keluh Susanto.
“Banyak warga yang berusaha lari tadi, karena kondisinya cukup panas. AS itu memang kerap lewat kawasan pasar ini. Seperti mau tangkap maling saja. Sampai mengeluarkan tembakan di pusat keramaian,” tutup Susanto.

Matilah tukang parkir kena batunya kau… tukang parkir banyak yg liar gak jelas dan terkadang suka maksa.. kalau kita kehilangan kenderaan apa mereka tanggung jawab? #mikir
setiap simpang dan ruko ada tukang palak berkedok parkir.. preman nah itu semua
Koboy. Ber. Aksi. Brow. Hebat
Asal tembak jha ah…